[Unpad.ac.id, 15/12/2014] Sebagai negara anggota Uni Eropa, Romania memiliki pengalaman yang berharga ketika berkiprah dalam suatu organisasi regional. Pengalaman tersebut dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia yang dalam waktu dekat akan memasuki ASEAN Community.

Hal tersebut merupakan salah satu poin inti dari Kuliah Umum “Entering the 65th of Indonesia-Romania Diplomatic Relations: Opportunities and Challenges” yang disampaikan Duta Besar Romania untuk Indonesia, Her Excellency Mrs. Valerica Epure. Kuliah Umum diselenggarakan oleh Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad di Jatinangor, Rabu (10/12).
“Masyarakat Indonesia harus dapat memahami secara rinci apa itu ASEAN Community, serta mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan yang dimiliki oleh Indonesia ketika memasuki kerangka kerja sama tersebut. Keunggulannya harus tetap dipertahankan dan kelemahannya harus segera diperbaiki,” ujar Epure ketika menanggapi salah satu pertanyaan peserta tentang Indonesia yang akan memasuki ASEAN Comunity.
Epure memberikan contoh ketika Romania hendak memasuki Uni Eropa. Pada saat itu pemerintah Romania melakukan sosialisasi kepada seluruh penduduk Romania, baik yang berada di wilayah perkotaan sampai pedesaan tentang apa itu Uni Eropa. Dengan demikian, manfaat yang didapat ketika Romania memasuki organisasi regional tersebut tidak hanya dinikmati oleh kalangan elit namun juga kalangan akar rumput.
Kuliah Umum tersebut juga memberikan pemahaman dan pengetahuan baru bagi mahasiswa tentang hubungan Indonesia dengan Romania yang selama ini jarang disorot oleh media. “Saya mendapat banyak pelajaran. Terutama tentang bagaimana hubungan Indonesia dengan Romania selama 65 tahun terakhir ini, tentang bagaimana Romania menjadi bagian dari masyarakat Uni Eropa yang dapat dijadikan contoh bagi kita ketika berkiprah dalam ASEAN,” ujar Febby Utari, salah seorang peserta yang merupakan mahasiswa Hubungan Internasional Unpad Angkatan 2012.
Selain berbagi pengalaman tentang bagaimana Romania dalam Uni Eropa, Epure juga mendorong mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Unpad untuk peduli terhadap permasalahan isu global karena disadari atau tidak, apa yang terjadi di belahan dunia lain dapat berpengaruh terhadap kehidupan kita. Tidak hanya itu, Epure pun mendorong mahasiswa untuk melihat dunia secara langsung melalui berbagai kesempatan yang ada, diantaranya melalui kegiatan pertukaran mahasiswa.*
Rilis oleh: Arief Rosadi dan Eriska Meiyanis (Hubungan Internasional FISIP Unpad) /art
