[Unpad.ac.id, 18/12/2014] Sebanyak 25 peserta mengikuti Pameran Produk Motekar yang digelar hari ini, Kamis (18/12) di Gedung Rektorat Lantai 1, kampus Unpad Jatinangor. Mereka adalah para peserta Unpad Motekar 2014 yang dinyatakan lolos penilaian tahap I dan II yang sebelumnya telah dilaksanakan.

“Kalau kita melihat dipamerkannya hasil Motekar ini, harapannya bisa jadi inspirasi bagi civitas akademika, bahwa ada produk out of the box seperti ini,” tutur Ketua Pelaksana Unpad Motekar 2014, Eddy Nurmanto, SSi, MBA., saat ditemui di sela pelaksanaan kegiatan pameran.
Menurut pria yang akrab disapa Dito ini, ke-25 peserta tersebut sudah dapat dikatakan sebagai pemenang. Sebelumnya, dari 108 pendaftar Unpad Motekar 2014, ada 48 peserta yang dinyatakan lolos Tahap I (evaluasi formulir pendaftaran online) untuk maju ke seleksi wawancara dan verifikasi lapangan. Seleksi tahap II tersebut dilaksanakan pada 26-28 November 2014 melalui aplikasi Voice Over Internet Protocol (VOIP), telepon, atau wawancara tatap muka secara langsung.
Para peserta yang lolos tahap II kemudian diharuskan untuk megikuti Pameran Produk Motekar sebagai salah satu dari rangkaian proses penilaian. Dua puluh lima peserta yang lolos ini terdiri dari 9 peserta Kategori Produk Teknologi Informasi, 7 peserta Kategori Inovasi Produk Teknologi, dan 9 peserta Kategori Produk Ekonomi Kreatif.
Selanjutnya, akan dipilih 3 pemenang dari masing-masing kategori sebagai juara ke-1, ke-2, dan ke-3. Pengumuman pemenang dan penyerahan Anugerah Motekar 2014 akan dilakukan Jumat (19/12) besok, di Bale Sawala, kampus Unpad Jatinangor.
Dito mengungkapkan, dengan digelar Unpad Motekar , diharapkan dapat diperoleh sejumlah ide kreatif dan inovatif terlepas dari belenggu yang bersifat akademis. “Harapannya berfikir out of the box,” ujarnya.
Sebagai kriteria penilaian, produk yang dibuat harus inovatif, inspiratif, serta bermanfaat dan berdampak untuk pendidikan tinggi, juga mampu mengatasi permasalahan masyarakat dan pelestarian budaya bangsa. Bertindak sebagai juri yaitu sejumlah pakar dan praktisi dari berbagai instansi. Untuk satu kategori, terdapat tiga juri yang melakukan penilaian.
Selain penilaian juri, juga ada penilaian oleh masyarakat. Penilaian ini dilakukan oleh masyarakat umum melalui sosial media, yakni akun Facebook resmi Unpad. Untuk satu peserta favorit pilihan masyarakat, ada hadiah menarik yang akan diberikan. “Untuk penilaian oleh masyarakat, sebetulnya tidak menjadi acuan juri dalam memberikan penilaian, namun turut memberikan referensi saat memberikan nilai,” ungkap Dito. *
25 Besar Peserta Unpad Motekar 2014
- Sistem dan Aplikasi Layanan Kesehatan (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Lecturezio.com (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Crimezone (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Aplikasi Manajemen Fisik Ruang (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Laperbanget.com (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Game Gigiku Sehat Gigiku Kuat (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Memanfaatkan Jaringan VPN untuk menghubungkan VoIP (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- iWatchYou (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Proxy Filtering berbasis WEB (Inovasi Produk Teknologi Informasi)
- Waterbased Fuelgas for Motorcycle (Inovasi Produk Teknologi)
- Mendaur ulang alat rumahan (Inovasi Produk Teknologi)
- Mesin pembuat tahu terintegrasi (Inovasi Produk Teknologi)
- SULTAN/Sepatu Sensor Untuk Langkah Tunanaetra (Inovasi Produk Teknologi)
- TTS/TRASH TUNNELS SYSTEM Sebagai solusi pengelolaan sampah dalam pembangunan perumahan masa depan di Indonesia (Inovasi Produk Teknologi)
- Kacamata Bionik : Solusi membaca untuk penyandang Tunanetra (Inovasi Produk Teknologi)
- Phys-AR : Media Edukasi Fisika Berbasis Teknologi Augmented Reality Sebagai Peluang Usaha Bidang Industri Kreatif di Indonesia (Inovasi Produk Teknologi)
- Pagelaran wayang golek plot Big screen (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- Produk Abon Cakalang ++ (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- Public Charger Berbayar (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- Kebaya dan Tas Tali Kur/FASTALKUR (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- Aplikasi untuk membudayakan alat musik tradisional Aceh “Serunee Kalee” (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- PERKALIAN (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- Infrastruktur perempatan jalan (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- Alat musik bambu (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
- Seni Longser Tingkatkan Kecerdasan Majemuk (Inovasi Produk Ekonomi Kreatif)
Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh
