[Unpad.ac.id, 16/01/2015] Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Ganjar Kurnia, beserta rombongan pimpinan universitas dan LPPM Unpad mengunjungi mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) PPMD Integratif Unpad Gelombang I Periode Januari-Februari 2015, Rabu (14/01) dan Kamis (15/01).

Pada hari Rabu, kunjungan dilakukan ke beberapa desa, yakni Desa Singajaya, Cibalong, Parung, dan Setiawaras di Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, Desa Cibatu, dan Cibatuireng di Kecamatan Cikukulu Kabupaten Tasikmalaya serta Desa Kertasari di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara kunjungan yang dilakukan pada Kamis dilakukan ke Desa Emplak dan Bagolo di Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran, serta Desa Kertahayu di Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor berdiskusi terkait apa yang telah didapat mahasiswa selama seminggu berada di lokasi KKNM. Satu persatu mahasiswa menjelaskan kondisi dari setiap desa yang ditinggali, mulai dari kondisi desa, aktivitas mata pencaharian, hingga karakterisik sosial budaya desa.
Di desa Cibatu misalnya, mahasiswa bercerita mengenai sulitnya mendapatkan air untuk keperluan masyarakat maupun persawahan. Selama ini masyarakat mengandalkan air hujan. Di beberapa desa lain, fasilitas sekolah belum sepenuhnya memadai. Rata-rata bangunan sekolah hanya ada sampai jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja.
Mahasiswa pun mengaku aktif mengikuti kegiatan yang ada di masyarakat, seperti pengajian, bekerja di sawah/ladang, hingga berolahraga bersama. Meski terkendala beberapa keterbatasan, mereka mengaku betah dan mendapatkan pengalaman tersendiri saat mengikuti KKNM.
Rombongan pun mengapresiasi pemaparan yang dilakukan oleh para mahasiswa. Memahami kondisi masyarakat di desa adalah tugas utama yang dilakukan oleh mahasiswa selama mengikuti KKNM. Hal ini sesuai dengan analogi KKNM Unpad, yaitu belajar dari masyarakat.
“Esensinya dari KKNM adalah belajar dan merasakan. Kalau sudah merasakan ke depan kita akan lebih pro masyarakat khususnya di pedesaan,” ujar Rektor.
Berbagai kondisi kehidupan di desa dapat dijadikan cerminan oleh para mahasiswa. “Kita seringkali tidak mensyukuri dan banyak mengeluh. Sementara mereka sudah bertahun-tahun hidup dalam segala keterbatasan, baik aksesibilitas maupun keterbatasan lainnya, dari mulai lahir hingga meninggal” jelas Rektor.
Untuk itu, dalam KKNM ini Rektor menargetkan setiap mahasiswa dapat memiliki pengalaman merasakan kehidupan masyarakat desa selama satu bulan. Sehingga, ini menjadi momentum mahasiswa untuk bisa mensyukuri kehidupan.
Keberadaan mahasiswa KKNM Unpad di setiap desa banyak diapresiasi positif oleh para warga. Samsudin, warga desa Bagolo ini sangat mendukung kegiatan KKNM tersebut. “Anak-anaknya ramah dan aktif bergaul dengan warga desa. Kami sangat senang,” ucapnya.
Adapun rombongan yang hadir dalam kunjungan tersebut adalah Ketua LPPM Unpad, Prof. Wawan Hermawan beserta istri, Wakil Ketua LPPM Unpad, Sondi Kuswaryan, Ir., M.S., Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad, Dr. Ir. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc., Kepala Biro Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Dr. H. Isis Ikhwansyah, S.H., M.H., CN.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh








