Prof. Ganjar Kurnia, “Tugas Setiap Generasi adalah Melanjutkan Estafet dari Para Pendahulu”

Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, saat menyampaikan Pidato Akhir Jabatan dalam Sidang Pleno Senat Unpad di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Selasa (7/04). (Foto oleh: Dadan T.)*

[Unpad.ac.id, 7/04/2015] Universitas harus menjadi pelopor untuk tegaknya norma dan hukum yang berlaku. Apalagi, Universitas Padjadjaran telah menempatkan hukum dan lingkungan sebagai Pola Ilmiah Pokok.

Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, saat menyampaikan Pidato Akhir Jabatan dalam Sidang Pleno Senat Unpad di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Selasa (7/04). (Foto oleh: Dadan T.)*
Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, saat menyampaikan Pidato Akhir Jabatan dalam Sidang Pleno Senat Unpad di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Selasa (7/04). (Foto oleh: Dadan T.)*

“Kalaulah universitas, sebagai benteng ‘kebenaran’ gagal melakukannnya, lembaga mana lagi yang bisa diharapkan?” ujar Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia saat menyampaikan Pidato Akhir Jabatan dalam Sidang Pleno Senat Universitas Padjadjaran yang digelar di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor, Selasa (7/04).

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan, capaian dan pembelajaran dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk evaluasi pembuktian terhadap janji-janji saat kampanye.

“Dengan berorientasi kepada visi dan misi, Renstra, serta dengan memperhatikan tantangan yang dihadapi, setiap tahunnya disusun program yang untuk kemudian dijabarkan menjadi kegiatan,” ujar Rektor.

Di dalam kegiatan penelitian, Unpad telah merumuskan penelitian andalan yang didasarkan pada Pola Ilmiah Pokok (PIP) yang disinergikan dengan strategi penelitian di tingkat nasional. Orientasi kegiatan penelitian adalah peningkatan daya saing produk dan daya saing daerah yang didasari pengkajian ilmiah. Saat ini telah ditetapkan lima bidang unggulan penelitian yaitu pangan, lingkungan hidup, kesehatan, energi, kebijakan.

“Masing-masing bidang unggulan telah dijabarkan lebih lanjut ke dalam tema-tema riset spesifik yang diperlukan. Penelitian juga diarahkan untuk lebih menghilir. Pengertiannya, bahwa penelitian harus membawa manfaat, bukan hanya pada bidang keilmuan, namun juga bagi kepentingan masyarakat,” tutur Rektor.

Lebih lanjut Rektor mengungkapkan bahwa karya ilmiah para peneliti Unpad umumnya diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah di dalam negeri. Sementara publikasi ilmiah di jurnal internasional masih sedikit. “Untuk publikasi dalam bentuk buku, sudah semakin meningkat,” ungkap Rektor.

Berbagai dorongan pun telah dilakukan untuk meningkatkan publikasi ilmiah internasional, termasuk untuk mahasiswa. Terbukti, berbagai dorongan tersebut dapat meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah terindeks Scopus.

Sementara terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sejak tahun 2009 hingga 2014, telah terbit sebanyak 18 buah paten untuk Unpad. Secara keseluruhan terdapat 47 paten, dengan 29 paten yang masih dalam uji substantif, drafting, dan pendaftaran. Hak kekayaan intelektual lainnya yang telah dicapai sampai akhir tahun 2014 adalah 301 buah untuk Hak Cipta, 20 buah untuk Merek, dan 6 buah untuk rahasia dagang. “Dengan pencapaian ini, maka Unpad telah ditetapkan sebagai Kawasan Berbudaya HKI pada tahun 2014 oleh Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Rektor.

Selain itu, capaian yang telah dilakukan diantaranya adalah pengembangan teknologi informasi, pengembangan Sistem Informasi Administrasi Terpadu, pengelolaan anggaran dan keuangan yang bertanggung jawab,penataan Struktur Organisasi dan Tata Kelola baru, pengembangan kampus Jatinangor, penataan dan pemanfaataan aset kampus, serta berbagai pengembangan lainnya.

“Setelah delapan tahun dilakoni, sampai jua lah ke titik untuk pamit. Apa yang sudah dilakukan selama ini, semoga mencerminkan lagu Almamater yang sering kita nyanyikan,” ujar Rektor.

Secara khusus Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada pendiri, pimpinan, dosen, para senior, karyawan, alumni, mahasiswa, serta berbagai pihak yang telah memberikan darma bakti dan mengharumkan nama Unpad.

“Tugas setiap generasi adalah melanjutkan estafet dari jerih payah yang telah dilakukan para pendahulu dengan tetap berpegang kepada keluhuran nilai-nilai moral agama dan etika universal,” ujar Rektor.*

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh

Share this: