[Unpad.ac.id, 7/04/2015] Terhitung sejak Oktober 2014, Unpad membangun 18 gedung baru di kampus Jatinangor dengan didanai oleh Islamic Development Bank (IDB). Setelah 5 bulan pembangunan berjalan, gedung Dekanat Fakultas Teknik Geologi (FTG) merupakan gedung pertama yang selesai dan diresmikan oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia.

“Setelah 7 tahun berjuang, pada akhirnya kita bisa meresmikan gedung dari IDB ini,” ujar Rektor saat memberikan sambutan pada peresmian Gedung Pendidikan Unpad melalui proyek IDB, Selasa (7/04) di halaman gedung dekanat baru FTG Unpad Kampus Jatinangor. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti dan pemotongan pita oleh Rektor Unpad.
Dalam kesempatan tersebut hadir pimpinan universitas dan fakultas, guru besar, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas Ir. Wismana Adi Suryabrata, MIA, Direktur Pinjaman dan Hibah Direktorat Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan, dan Risiko Kemenkeu Ayu Sukorini, Direktur Pendanaan LN Multilateral Bappenas RM. Dewo Broto, Sekretaris Dikti Ir. Patdono Suwignjo, Ph.D., perwakilan IDB Office Jakarta, dan perwakilan PMU IDB UIN Sunan Ampel Surabaya.
Menurut Rektor, apabila 18 gedung tersebut selesai dibangun, maka hampir seluruh gedung yang diperlukan untuk menunjang kegiatan akademik di Jatinangor telah tercukupi. “Kami tahun ini juga sudah mengusulkan untuk pembangunan auditorium, mudah-mudahan bisa disetujui dan dilaksanakan untuk tahun yang akan datang,” kata Rektor.
Proses pengajuan pendanaan sendiri memiliki waktu yang cukup lama, yakni 7 tahun. Kemudian pada bulan Oktober 2014 lalu, menjelang pergantian kepemimpinan RI, penandatanganan pengajuan pembangunan IDB di Unpad selesai dilakukan. Menurut Rektor, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Menteri PPN/Kepala Bappenas saat itu yang juga sebagai Guru Besar FEB Unpad, Prof. Armida S. Alisjahbana.
Rektor pun berharap seluruh gedung lain dapat selesai tepat pada waktunya. Adapun waktu pengerjaan gedung sendiri memiliki target 14 bulan, dengan kontraktor pengerjaan PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero.
“Terima kasih kepada Bu Armida, tim dari PMU IDB Unpad juga Dr, Koeswadji yang terus bekerja secara terus menerus dan bisa menyelesaikan kegiatan ini,” kata Rektor.
Lebih lanjut Ketua Project Management Unit (PMU) IDB Unpad, Prof. Dr. Benny Joy mengatakan, ada 3 gedung yang diperuntukkan untuk FTG. Sisanya terdiri dari 4 gedung FEB, 2 gedung Fakultas Farmasi, 3 gedung Fakultas Ilmu Keperawatan, 2 gedung FPIK, 2 gedung FTIP, 1 gedung Laboratorium Bersama dan 1 gedung Perpustakaan.
“Deviasi positif total pembangunan sekitar 5,5%. Jika ini bisa dipertahankan, pembangunan bisa lebih mendahului dari yang ditargetkan,” kata Prof. Benny.
Prof, Benny juga mengatakan, apabila salah satu gedung selesai dibangun, maka bisa langsung digunakan oleh fakultas bersangkutan. “Furniture dan meubel sudah ada dan bisa digunakan. Kita juga sedang tender peralatan laboratoirumnya,” tambahnya.
Selesainya gedung Dekanat ini juga diapresiasi dengan baik oleh mahasiswa FTG. “Kita sangat senang, karena bisa dibilang kita fakultas yang memiliki gedung yang kecil. Saat ini untuk ruang kuliah juga terkadang masih rebutan,” ujar Karel Paulo Kagan, Mahasiswa FTG Unpad Angkatan 2012.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh




