Dua Mahasiswa Kedokteran Unpad Hadiri HISAS 13 di Hokkaido University Jepang

Dewi Puspasari dan Aryo Cahyo Byantoro saat menghadiri HISAS 13 di Hokkaido University Jepang, 5-6 Maret 2016 *

[Unpad.ac.id, 30/03/2016] Tiga makalah karya mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unpad terpilih untuk dipresentasikan dalam Hokkaido Indonesian Student Association Scientific Meeting (HISAS) 13 yang digelar di Hokkaido University Jepang pada 5-6 Maret 2016 lalu. Dalam kegiatan  yang digelar oleh Persatuan Pelajar Indonesia Hokkaido ini, terpilih 40 mahasiswa asal Indonesia untuk mempresentasikan makalahnya.

Dewi Puspasari dan Aryo Cahyo Byantoro saat menghadiri HISAS 13 di Hokkaido University Jepang, 5-6 Maret 2016 *
Dewi Puspasari dan Aryo Cahyo Byantoro saat menghadiri HISAS 13 di Hokkaido University Jepang, 5-6 Maret 2016 *

“Ini adalah pertemuan ilmiah, membahas isu-isu gobal yang kemudian dicari solusinya secara ilmiah dari hasil-hasil penelitian,” ungkap salah seorang mahasiswa terpilih, Dewi Puspasari saat ditemui di ruang Humas Unpad Jatinangor, Rabu (30/03).

Dewi mengungkapkan bahwa ketiga karya Unpad ini terpilih setelah melalui serangkaian seleksi bersama ratusan karya lain dari para mahasiswa asal Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, ia mempresentasikan makalahnya yang berjudul “Assessment of Potential Diseases Caused by Chemical Content of Groundwater in Northern Jakarta, Indonesia”.

Selain Dewi, mahasiswa FK Unpad lain yang terpilih yaitu Aryo Cahyo Byantoro dengan makalahnya yang berjudul  “Pneumonia Inpatient in Dr. Hasan Sadikin Hospital, Bandung, Indonesia” dan Suhendra Praptama dengan makalahnya yang berjudul “24-hour Proteinura Weakly Correlated with Estimated Glomerular Filtration Rate in Lupus Nephritis Patiens”. Karena kendala yang dihadapi Suhendra, maka hanya Dewi dan Aryo yang berangkat ke Jepang mewakili Unpad.

Dalam penelitiannya, Dewi bersama dua rekannya, Nunuy Nuraeni dan Fikri Noor Azy menganalisis data mengenai kualitas air tanah di Jakarta Utara berdasarkan sifat-sifat kimianya, untuk kemudian dikaitkan dengan penyakit-penyakit yang dapat timbul dari kandungan kimia itu. Menurutnya, penyakit yang dapat muncul seperti hipertensi, keracunan zat kimia, hingga kerusakan syaraf.

“Ada faktor resiko dari kandungan air yang bisa mencemari, yang kalau tertelan atau terkena kulit bisa bahaya, bisa menimbulkan penyakit tertentu,” jelas Dewi.

10649912_10205409765114831_2767137810933272949_nSelain presentasi makalah, Dewi dan Aryo juga mengikuti sejumlah kegiatan lain dalam HISAS 13, seperti seminar dan learning trip. Dengan mengikuti kegiatan tersebut, Dewi mengaku mendapat banyak manfaat meskipun belum berhasil meraih penghargaan yang dikompetisikan. Disamping mendapatkan pengalaman pertama presentasi di luar negeri dengan menggunakan Bahasa Inggris, Dewi juga menjadi dapat banyak relasi dan ilmu, termasuk mengenal budaya Jepang.

“Yang jelas saya senang, untuk pengalaman sih sebenarnya walaupun belum menang. Karena ini kan kali pertama juga. Setidaknya untuk bekal selanjutnya untuk motivasi berkarya lebih lagi untuk bawa nama Unpad. Selain motivasi diri sendiri, juga buat teman-teman yang lain,” ungkap Dewi.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, Dewi pun berharap akan lebih banyak penelitian dari Indonesia yang berstandard internasional, dan dapat bermanfaat terutama untuk masyarakat Indonesia. “Intinya, semoga semakin semangat sih anak-anak Indonesia untuk semakin berkarya,” pungkas Dewi.*

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh

Share this: