[Unpad.ac.id, 20/06/2016] Universitas Padjadjaran melakukan kerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan terkait pengembangan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang keuangan negara. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad dan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kemenkeu, Sumiyati, Ak. M.F.M di Executive Lounge Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin (20/06).

“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini nanti kita bisa mempunyai program-program bersama yang lebih kuat,” harap Sumiyati.
Dengan dilakukan kerja sama ini, Sumiyati mengharapkan akan tercipta kualitas pendidikan dan riset yang lebih baik. Hasil-hasil kajian yang dilakukan pun diharapkan dapat turut berkontribusi pada perbaikan kebijakan pemerintah di bidang keuangan negara, selain juga untuk pengembangan kelilmuan itu sendiri.
Dalam bidang pendidikan, Sumiyati pun mengungkapkan bahwa pihaknya akan ikut berperan dalam memberikan pendidikan mengenai keuangan negara. Ia juga berharap pendidikan di perguruan tinggi bukan hanya mengajarkan teori atau konsep yang berlaku secara internasional, tetapi juga mengenai sistem serta peraturan yang diimplementasikan di Indonesia.
“Dengan demikian diharapkan pada saat mahasiswa lulus nanti, sudah memahami berbgai hal tentang keuangan negara,” harapnya.
Sementara itu, Rektor Unpad menyampaikan apresiasinya atas adanya kerja sama ini. Ia mengakui, kerja sama di bidang keuangan perlu melibatkan berbagai sektor, termasuk di bidang keilmuan. Di Unpad sendiri, sinergi Pentahelix telah dikembangkan sebagai bagian dari membangun kemitraan multisektor.
Kerja sama terkait keuangan pun diharapkan bukan hanya dilakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tetapi diharapkan dengan ilmu-ilmu lain yang diyakini juga memiliki kaitan dengan keuangan. “Ini hal-hal yang harus kita bangun secara komprehensif,” ujar Rektor.*


Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh
