[unpad.ac.id, 23/10/2018] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad mengajak para dosen untuk mengembangkan sikap kepemimpinan akademik. Sikap ini merupakan kunci penting dalam melakukan pengelolaan kegiatan di perguruan tinggi.

Demikian disampaikan Rektor di sela acara “Academic Leadership Camp” (ALC) yang digelar di area kampus Unpad di Arjasari, Selasa (23/10). Kegiatan ALC ini diikuti sejumlah Wakil Rektor, Dekan, Direktur, dan perwakilan dosen dari tiap fakultas di lingkungan Unpad.
Digelarnya kegiatan ini merupakan upaya untuk mengembangkan sikap kepemimpinan akademik di kalangan dosen. Para dosen bertukar pandangan dan pengalaman dengan para pimpinan Unpad tentang bagaimana mengelola perguruan tinggi.
“Saya yakin secara teoretis, orang bisa mengakses materi kepemimpinan akademik. Tapi aspek pengalaman praktis itu jadi hal penting,” ujarnya.
Saling guyub dan berinteraksi satu sama lain diharapkan menambah kapasitas sumber daya manusia Unpad yang siap hadapi tantangan pengelolaan perguruan tinggi. Untuk itu, setiap fakultas mengirimkan 2 perwakilan dosen yang sudah bergelar Doktor dan berusia maksimal 40 tahun untuk mengikuti kegiatan lapangan ini.
“Kami berupaya menambah talenta di aspek kepemimpinan akademik,” imbuh Rektor.
Lebih lanjut Rektor mengatakan, mulai 2019 mendatang, Unpad harus menyusun rencana induk pengembangan universitas dalam 25 tahun mendatang. Ini didasarkan atas status Unpad sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Hukum.
Rektor berharap, melalui kegiatan ini, para dosen dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan akademiknya sekaligus mampu menularkan kepada akademisi lainnya.
Forum ALC ini diisi dengan diskusi antara dosen dan pimpinan universitas berdasarkan kelompok tertentu. Setiap kelompok membahas tantangan dan solusi pengelolaan Unpad. Dari solusi ini, diharapkan melahirkan respons dan solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi dalam mengelola Unpad.
“Saya yakin talenta-talenta ini lebih jeli dan mau bisa menyampaikan sesuatu,” kata Rektor.*
Laporan oleh Arief Maulana







