Meneladani Perjalanan Hidup Prof. Soeganda Priyatna Lewat Buku

[unpad.ac.id, 1/11/2018] Guru Besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Prof. Soeganda Priyatna meluncurkan buku biografi berjudul “Empat Lini Pengabdian: Buruh, Politik, Pendidikan, Manajer Profesional”. Peluncuran dilakukan di Bale Rumawat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Rabu (31/10).

Guru Besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Prof. Soeganda Priyatna meluncurkan buku biografi berjudul “Empat Lini Pengabdian: Buruh, Politik, Pendidikan, Manajer Profesional” yang ditulis A. Suryana Sudrajat, Rabu (31/10). Buku ini memaparkan perjalanan hidup dan pemikiran Prof. Soeganda Priyatna dalam empat sektor, yaitu buruh, politik, pendidikan, dan manajer profesional. (Foto: Tedi Yusup)*

Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad mengapresiasi diluncurkannya buku tersebut. Menurut Rektor, buku perjalanan hidup Dekan Fikom Unpad periode 2001-2005 ini memberikan keteladanan bagi para pembacanya melalui empat lini pengabdian, yaitu buruh, politik, pendidikan, dan manajer profesional.

Rektor mengatakan, salah satu aspek yang perlu diketahui adalah mengenai keteladanan Prof. Soeganda terhadap Tuhan dan keluarga. Keteladanan inilah yang dinilai penting saat ini.

“Negeri ini memerlukan peran energik keluarga yang luar biasa. Karena disana sebetulnya memupuk, mengembangkan nilai hakiki dari kehidupan,” ujar Rektor.

Rektor juga memberi tanggapan positif pada buku tersebut karena telah membagikan berbagai sisi kehidupan Prof. Soeganda, terutama dari sisi non akademik. Nilai-nilai kehidupan dari sisi non akademik, dikatakan Rektor merupakan bagian dari upaya menghilirkan nilai akademik.

“Kalau menghilirkan nilai akademik masih dalam bentuk inovasi itu biasa, tetapi kalau menghilirkan sudah sampai filosofis kehidupan itu yang luar biasa. Itu yang tidak mungkin terjadi pada orang yang tidak memiliki filsafat akademik yang tinggi,” ujar Rektor.

Sebagai penulis, A. Suryana Sudrajat mengatakan bahwa buku tersebut bukan hanya menggambarkan perjalanan hidup Prof. Soeganda, tetapi juga mengungkapkan berbagai pemikiran yang diharapkan dapat menginspirasi generasi muda.

“Buku ini menurut saya sangat berharga karena meninggalkan pemikiran-pemikiran yang saya kira masih sangat aktual sampai sekarang,” ujar Suryana.

Sementara itu, Dekan Fikom Unpad Dr. Dadang Rahmat Hidayat, M.Si., mengatakan bahwa dalam buku tersebut banyak terdapat tacit knowledge yang sangat jarang diketahui orang. Aspek Tacit knowledge inilah yang penting untuk dibagikan.

“Buku ini terdapat banyak tacit knowledge yang perlu banyak diketahui oleh kita di luar yang selama  ini sering disampaikan Prof. Soeganda secara akademis,” ujar Dr. Dadang.

Pada kesempatan tersebut, sesepuh Jawa Barat Uu Rukmana turut pula menyampaikan kesan. Menurut Uu, Prof. Soeganda merupakan pribadi yang Islami, seorang pejuang bangsa, dan memiliki perhatian pada budaya Sunda.

“Buku ini sangat hebat. Wajib dibaca oleh para mahasiswa Unpad,” ujarnya.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am

Share this: