Berbagi Informasi Seputar Pelayanan Publik, Perwakilan Selandia Baru Kunjungi Unpad

[unpad.ac.id, 25/2/2019] Sejumlah pakar di bidang transformasi digital dan layanan pemerintah berbasis teknologi digital dari Selandia Baru mengunjungi Universitas Padjadjaran untuk menyampaikan sejumlah masukan mengenai implementasi teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan publik di sektor pemerintahan.

Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa membuka Seminar “Digital Governance: Ease of Doing Business the NZ Experience” yang digelar di Bale Rumawat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (25/2). (Foto: Arief Maulana)*

Kunjungan ini merupakan bentuk proyek kerja sama Kota Cerdas (Smart City) dengan fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pusat Studi Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Lokal Unpad melalui acara seminar “Digital Governance: Ease of Doing Business the NZ Experience” yang digelar di Bale Rumawat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (25/2).

“Ini merupakan bentuk kolaborasi dengan Pemerintah Selandia Baru yang intinya Pemerintah Jawa Barat ingin membangun digital literasi yang lebih baik,” ujar Kepala Pusat Studi Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Lokal Unpad Yogi Suprayogi Sugandi, PhD.

Kolaborasi tersebut, kata Yogi, pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat. Tidak hanya dari kalangan birokrasi, melalui acara ini, pihaknya juga mengundang sejumlah akademisi dan perwakilan sektor publik lainnya.

Komisaris Perdagangan Selandia Baru untuk Indonesia Diana Permana mengatakan, komitmen Pemerintah Selandia Baru dalam menjalin kerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia salah satunya adalah membangun sektor pelayanan publik berbasis digital. Diharapkan, kerja sama ini dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Jawa Barat.

“Pelayanan publik berbasis digital adalah contoh di mana perusahaan di Selandia Baru berperan serta dalam peningkatan layanan publik melalui kemitraan dengan agensi pemerintahan, institusi akademik, dan masyarakat,” ujar Diana.

Tidak hanya memberikan pengalaman, perwakilan dari Selandia Baru juga ingin mendengar kebutuhan masyarakat Jawa Barat di bidang pelayanan publik berbasis digital.

Delegasi dari Selandia Baru yang hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Victoria University of Wellington, Creative HQ, Datacom dan Foster Moore. Topik yang akan dibahas antara lain: Kemudahan Menjalankan Usaha (Ease of Doing Business), micro-credentials, design sprint untuk layanan publik, customer relations management untuk Pemerintah Daerah, dan sistem pandaftaran bisnis.

Seminar dibuka secara resmi oleh Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa. Turut hadir Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad Aulia Iskandarsyah, M.Psi., PhD.*

Laporan oleh Arief Maulana

 

Share this: