unpad.ac.id, 22/2/2019] Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengajak sivitas akademika Unpad untuk memaknai proses transformasi yang dilakukan PT. KAI. Dalam lima tahun terakhir, PT. KAI telah banyak melakukan transformasi pelayanan perkeretaapian hingga mendapat beragam penghargaan.

“Pemberian penghargaan (untuk PT. KAI) buat saya itu tidak mengagetkan. Yang saya senangkan adalah mendapat pengakuan dari penumpang bahwa ‘saya senang naik kereta’,” ujar Edi saat memberikan kuliah umum dalam acara Seri Kuliah Umum Dirut BUMN di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Jumat (22/2).
Edi menjelaskan, ada tiga aspek yang menjadi kunci kesuksesan transformasi di tubuh PT. KAI. Aspek pertama adalah integritas. Ia menilai integritas adalah hal yang wajib dimiliki oleh sumber daya manusia Indonesia.
“Integritas itu nomor satu dan tidak bisa dibeli,” kata Edi.
Aspek kedua adalah kerja keras. Sebagai perusahaan transportasi yang bekerja 24 jam, kerja keras telah menjadi bagian dari setiap karyawan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna kereta api.
Terakhir adalah bersedia melayani. Sikap ini menjadi penting mengingat PT. KAI telah mengubah pola pikirnya menjadi berorientasi pelayanan (service oriented) bukan berorientasi produk (product oriented).
Edi juga mengharapkan mahasiswa Unpad dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui ilmu yang telah dipelajari. “Untuk apa Anda belajar pinter kalau nanti sudah kerja isinya hanya membohongi dan menipu,” kata Edi.
Dalam kuliah umum tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad yang diwakili Direktur Kerja Sama dan Korporasi Akademik Prof. Dr. Budi Setiabudiawan dengan Edi Sukmoro.*
Laporan oleh Arief Maulana


