Mahasiswa KKN Unpad Inisisasi Deklarasi Anti-hoaks di Jatinangor

Mahasiswa Kuliah

[unpad.ac.id, 24/7/2019] Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi Universitas Padjadjaran menginisiasi Deklarasi Anti-hoaks Masyarakat Pendidikan Jatinangor, Senin (22/7). Pembacaan Deklarasi di Aula Kecamatan Jatinangor ini diikuti oleh puluhan orang guru dari 29 sekolah dasar se-kecamatan Jatinangor.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi Universitas Padjadjaran menginisiasi Deklarasi Anti-hoaks Masyarakat Pendidikan Jatinangor, Senin (22/7). 

Deklarasi dibacakan setelah acara “Sosialisasi Antisipasi terhadap Hoaks atau Berita Bohong Bagi Para Guru SD se-Kecamatan Jatinangor” yang menampilkan dua pembicara, yakni Drs Hadi Purnama, MSi (Dosen Universitas Telkom yang juga aktivis Mafindo, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), dan Abie Besman, S.Sos, M.Ikom (Dosen Prodi TV dan Film, yang juga jurnalis Kompas TV). Acara dipandu oleh Dr. Aceng Abdullah, MSi, yang juga sebagai dosen pembimbing KKNM.

Kegiatan KKN ini bersinergi dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Dosen Fikom Unpad dan merupakan rentetan dari aktivitas Riset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU) tahun akademik 2019. Kelompok mahasiswa yang berkegiatan ini adalah M Fadilah (FH), Fitri Fairuza (FIB), Hapiz Jasman (Fmipa), Nurmalicha W (FK), Nira Alivia R (Fapet),Rifqi Hizbullah (FK), Akwila Verenisa (FIK), Farhan Rizki (Fikom) dan Riani Talitha (FH)

Menurut Ketua Tim Dosen, Dr Aceng Abdullah, MSi yang melakukan riset RKDU tentang hoaks di empat kota, yakni Bandung, Jakarta, Padang dan Bukittinggi, sosialisasi anti hoaks terhadap para guru dari 29 SD di kecamatan Jatinangor ini karena guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru oleh para muridnya, dan juga mereka merupakan opinion leader di masyarakat tempat dia tinggal sehingga diharapkan para guru ini dapat menyebarkan kembali pengetahuan tentang hoaks ini kepada para murid dan masyarakat sekitar tempat tinggalnya.

Di pengujung acara, sejumlah guru peserta dari berbagai sekolah di Jatinangor ini memohon kepada Tim Unpad agar menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tentang seluk beluk hoaks dan berita bohong ini di lingkungan sekolahnya dengan peserta seluruh guru dan para muridnya. Hal itu dianggap penting mengingat keberadaan hoaks pada masyarakat dinilai sudah mencapai taraf merisaukan.*

Rilis/am

 

Share this: