Pemerintah Dorong Tumbuhnya 1.000 Usaha Rintisan Baru pada 2020

[unpad.ac.id, 15/9/2019] Indonesia ditargetkan masuk ke era transformasi digital pada 2024. Karena itu, Pemerintah terus mendorong lahirnya sejumlah usaha rintisan (startup) baru yang berpotensi menjadi unicorn dan decacorn.

Pelaksana Tugas Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., (keempat dari kanan) membuka acara “Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital: Ignite the Nation” yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Minggu (15/9). (Foto: Arief Maulana)*

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo RI Prof. Dr. Ahmad M. Ramli, M.H., FCB. Arb., mengatakan, dengan total jumlah penduduk Indonesia mencapai 270 juta jiwa menjadi keunggulan Indonesia untuk bersaing di era ekonomi digital. Apalagi, total pengguna internet Indonesia diperkirakan mencapai 170 juta jiwa.

“Populasi kita (Indonesia) yang sangat besar adalah market yang sangat besar. Dan populasi itu menjadi bagian pendukung ekonomi digital yang luar biasa,” ujar Prof. Ramli saat menyampaikan paparan kunci dalam acara “Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital: Ignite the Nation” yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Minggu (15/9).

Guru besar Fakultas Hukum Unpad tersebut menjelaskan, Pemerintah melalui Kemenkominfo RI menyiapkan strategi menghadapi tahun 2020. Pada tahun itu, diperkirakan nilai dari ekonomi digital Indonesia mencapai Rp 1.700 triliun. Salah satu strateginya adalah memfasilitasi program penyiapan 1.000 usaha rintisan baru.

Ia menilai bisnis digital memiliki potensi pasar yang baik. Bisnis digital yang dilakukan dalam platform lokapasar (marketplace) di internet akan lebih banyak dikunjungi orang daripada membuka gerai di swalayan atau pusat perbelanjaan lainnya.

“Kalau mall paling banyak 1 bulan dikunjungi 3 juta orang, tapi marketplace ada yang dikunjungi sampai 100 juta orang sebulan,” ujarnya.

Karena itu, lewat gerakan nasional 1.000 startup, pihaknya berupaya mendorong lahirnya usaha rintisan baru di Indonesia yang diharapkan menembus menjadi unicorn maupun decacorn. Saat ini, ada 4 usaha rintisan Indonesia yang sudah bergelar unicorn.

Koordinator Gerakan 1.000 Startup Digital Bandung Dyan R. Helmi menjelaskan, gerakan ini merupakan program pembinaan usaha rintisan berkelanjutan. Memiliki misi mencetak 1.000 usaha rintisan pada 2020, gerakan ini lebih difokuskan pada membangun jejaring bersama antar pelaku usaha.

Unpad menjadi salah satu perguruan tinggi mitra dari gerakan 1.000 usaha rintisan tersebut. Pelaksana Tugas Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., mengatakan, lewat acara ini, generasi muda Indonesia didorong untuk memiliki inovasi, kreativitas, dan kemampuan wirausaha.

“Lewat acara ini, generasi muda diharapkan bisa menjadi penerus startup digital tangguh,” kata Prof. Rina.*

Laporan oleh Arief Maulana

Share this: