Rilis: SAR Unpad

[unpad.ac.id, 13/4/2020] Unit SAR Universitas Padjadjaran ikut ambil bagian dalam pembuatan penyanitasi tangan (hand sanitizer) untuk dibagikan secara gratis selama masa pandemi Coronavirus (COVID-19) melanda Indonesia.
Unit SAR Unpad yang tergabung dalam tim Volunteer Disaster Response ini berinisiatif memproduksi hand sanitizer. Inisiatif dilakukan mengingat terjadi kelangkaan produk hand sanitizer di lapangan selama masa kedaruratan pandemi berlangsung.
Dua anggota SAR Unpad menjadi penggagas pembuatan hand sanitizer ini, yaitu Dicky Prayugo dan Mochamad Taufiq. Gagasan ini disambut oleh sejumlah relawan lainnya, yaitu Hilman Firmansyah, Arfan Nurmansyah, serta Ketua Yayasan Stikes Dharma Husada H. Yusuf Haryasa.
Pada tahap pertama, dihasilkan lebih dari 5.000 botol hand sanitizer dan dibagikan kepada masyarakat pada 24 Maret lalu. Selanjutnya, pada tahap kedua, telah dibagikan sebanyak 7.000 botol hand sanitizer dan disinfektan 180 liter pada 29 Maret lalu.
Pembagian hand sanitizer difokuskan kepada masyarakat yang harus melakukan aktivitas di luar rumah selama masa kedaruratan.
Saat pendistribusian produk, banyak pihak yang turut serta, antara lain: Pos Gabungan Relawan Bencana Jabar, Gadamusa Discovery, Emergency Response Team STFI, Team Medical DHB, Unit SAR Unpad, anggota Wanadri, PMPR & PG Mahatva Faperta Unpad, Pecinta Alam SMAN 1 Bandung (Gideon), Pecinta Alam SMAN 20 Bandung (Dwidasapala), Buana Weh Adventure, Forum Komunikasi Alumni ESQ, Tim Kesehatan DHB, Skomen – Bandung, dan Reborn.(am)*
