Rilis

manggis
Suasana  Seminar Daring dan Lokakarya “Potensi Manggis dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru”, Sabtu (25/7) lalu.*

[unpad.ac.id, 8/8/2020] Tim KKN PPM Integratif Universitas Padjadjaran 2020 menggelar Seminar Daring dan Lokakarya “Potensi Manggis dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru”, Sabtu (25/7) lalu.

Acara diisi oleh dua pembicara, yaitu Dosen Fakultas Farmasi Unpad yang juga Dosen Pendamping Lapangan (DPL) tim KKN Manggis, Nasrul Wathoni, Ph.D. serta Dosen Fakultas Kedokteran Unpad dr. Ronny Lesmana, MD, M.Kes., AIFO, Ph.D.

(baca juga: Prof. Muchtaridi, PhD, Apt., Hasilkan Bahan Baku Obat Herbal dari Buah Manggis)

Dalam paparannya, Nasur menjelaskan mengenai potensi kandungan manggis dalam upaya pencegahan Covid-19. Secara umum, manggis bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

“Lalu manfaat kulitnya yang memiliki bahan aktif xanthone lebih besar dapat berperan sebagai antioksidan, antimikroba, antiinflamasi/radang, obat diabetes melitus, antikanker, dan antiaging,” kata Nasrul.

Dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad, Nasrul menjelaskan, melalui suplemen diet manggis untuk meningkatkan kekebalan tubuh, hasilnya menunjukkan bahwa asupan produk yang kaya akan antioksidan secara signifikan akan meningkatkan respons imun. Dengan kata lain, secara klinis manggis memiliki antioksidan yang tinggi.

(baca juga: Prof. Dr. Ir. Warid Ali Qosim, MP, “Budidaya Manggis di Indonesia Masih Minim Teknologi”)

“Jika dhubungkan dengan penelitian lainnya, manggis dapat meningkatkan proteksi terhadap kanker dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena dapat membunuh bakteri, parasit, dan virus sehingga imun akan meningkat,” paparnya.

Sementara Ronny memaparkan mengenai pentingnya persiapan diri masyarakat untuk menghadapi pandemi Covid-19. Ia menjelaskan, pengetahuan akan dampak Covid-19 mampu membuat masyarak bertindak untuk menerapkan hidup sehat.

Ahli fisiologi Unpad ini menjelaskan, tubuh tidak akan terkontaminasi virus Corona jika melakukan olahraga yang dapat meningkatkan level imunitas. Caranya dengan menentukan intensitas yang tepat dan durasi yang tepat.

(baca juga: Dr. Dini Rochdiani, Ir., M.Si., “Manggis Jadi Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia”)

“Dengan begitu dapat meningkatkan cytotoxic T dan NK-cell atau system inflamantory di dalam tubuh yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas,” kata Ronny.

Ronny juga mengingatkan peserta seminar untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat berolahraga, seperti menggunakan masker, membawa handsanitizer, tidak menyentuh permukaan benda, serta hindari keramaian. Jika ingin mengajak teman, ajak orang yang tinggal serumah serta tidak menyentuh area wajah, terutama mata, hidung, dan mulut.

Usai seminar, peserta diajak untuk mengikuti dua lokakarya. Lokakarya pertama adalah pemanfaatan ekstrak kulit manggis sebagai sabun cair dan gel antiseptik dengan pemateri Nasrul Wathoni, serta lokakarya olahan pangan fungsional dari kulit manggis dengan pemateri tim KKN Unpad.(art)*

Share this: