Sesditjen Dikti: Kampus Merdeka Bisa Membuat Indonesia Jaya

Laporan oleh Artanti Hendriyana

Kampus Merdeka
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani memberikan pemaparan pada Kuliah Perdana Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad Tahun Akademik 2020/2021 secara daring, Rabu (16/9).*

[unpad.ac.id, 16/9/2020] Akademisi memiliki peran penting dalam mendorong akselerasi perekonomian Indonesia pada saat dan setelah pandemi Covid-19. Akselerasi perekonomian juga diharapkan dapat terwujud dengan adanya tranformasi pendidikan melalui Kampus Merdeka.

“Saya sangat yakin Kampus Merdeka bisa membuat Indonesia  jaya. Kampus Merdeka bisa membuat kita semuanya melakukan transformasi pendidikan tinggi untuk mendorong transformasi ekonomi saat Covid ataupun pasca-Covid,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani pada Kuliah Perdana Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad Tahun Akademik 2020/2021.

Kuliah bertema “Kampus Merdeka untuk Mendukung Semangat Bahari” tersebut digelar secara daring, Rabu (16/9). Kuliah diikuti oleh mahasiswa FPIK Unpad.

(baca juga: Kurikulum Kampus Merdeka Harus Menjawab Permasalahan Bangsa)

Pada kesempatan tersebut, Paristiyanti juga mendorong akademisi di bidang perikanan dan kelautan Unpad menjadi motor dalam akselerasi transformasi ekonomi Indonesia. Untuk itu, hasil tridarma perguruan tinggi perlu dioptimalkan.

“Ayo semuanya turun ke lapangan. Semuanya melakukan kegiatan-kegiatan. Singsingkan lengan baju. Gotong royong. Keluarkan semua ilmu untuk melakukan transformasi pendidikan tinggi untuk akselerasi ekonomi kita,” ujarnya.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia seharusnya dapat berdaulat di laut. Menurut Paristiyanti, Indonesia tidak cukup mengandalkan kekayaan dan keindahan alam, jika sumber daya manusianya belum bisa mengoptimalkan.

“Kalau SDM kita tidak siap untuk memanfaatkannya kita juga tetap akan’dijajah’ oleh orang lain. Jadi, mari kita berdaulat di laut demi masa depan Indonesia,” ujarnya.

(baca juga: Dirjen Dikti Apresiasi Kesigapan Mitigasi Covid-19 oleh Unpad)

Paristiyanti pun mendorong mahasiswa FPIK Unpad agar tidak ketinggalan menghadapi persaingan di era digital. Kurikulum FPIK Unpad diharapkan dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Melakukan reorientasi kurikulum agar selalu update dengan teknologi di dunia kerja dan dunia usaha,” ujarnya.

Acara kuliah perdana tersebut dibuka oleh Dekan FPIK Unpad Dr. Sc. Agr. Yudi Nurul Ihsan. Dalam sambutannya Dr. Yudi mengatakan bahwa kegiatan tersebut rutin digelar oleh FPIK Unpad.

“Kami memang setiap semester, terutama awal tahun ajaran baru selalu menyelenggarkan kuliah perdana untuk memberikan motivasi, semangat, baik untuk mahasiswa maupun seluruh  sivitas akademika FPIK Unpad,” ungkapnya.(arm)*

Share this: