[Kanal Media Unpad] Keluarga Mahasiswa Muslim Kampus (KMMK) Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan Safari Dakwah ke Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, Selasa (15/8/2023). Sebanyak 25 anggota KMMK Unpad melaksanakan kegiatan tersebut.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Umum KMMK Unpad Ridwan Robbi serta didampingi oleh Pembina KMMK Unpad, Dr. Cukup Mulyana, MS.AD. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menimba ilmu dan wawasan dari Pusdai atas berbagai permasalahan yang tengah dihadapi di kampus, seperti isu LGBT, kejahatan seksual, adab mahasiswa, kajian yang kurang diminati, dan buta huruf Al-quran.
“Safari Dakwah ini merupakan program rutinan KMMK Unpad setiap tahunnya sebagai bentuk takjim dan proses menimba ilmu ke para tokoh dan lembaga yang dikunjungi. Dan tahun ini, KMMK Unpad memilih Pusdai Jawa Barat sebagai bentuk ekspansi dakwah kami dengan tokoh-tokoh/ alim ulama di Jawa Barat.” ujar Ridwan Robbi dalam sambutannya.
Dalam kunjungan tersebut, KMMK Unpad juga berkomitmen menjalin kerja sama dengan Pusdai Jabar. Diskusi yang berlangsung antara KMMK Unpad dan Pusdai menghasilkan kesepakatan untuk berkolaborasi secara berkelanjutan.
Pusdai bersedia memfasilitasi KMMK Unpad dalam berbagai hal, dengan fokus kolaborasi pada pilar-pilar utama Pusdai, yaitu pemuda sehat fisik, pemuda sehat mental, pemuda sehat hukum, pemuda sehat ekonomi, dan pemuda sehat lingkungan. Pentingnya sumbangsih mahasiswa dalam menyuarakan pemikiran mereka melalui tulisan juga disoroti dalam diskusi ini.
Manajer Operasional Pusdai Jabar Hendi Hermawan mengapresiasi upaya KMMK untuk menjaga moral dan akhlak mahasiswa di kampus. “KMMK juga perlu memberikan fasilitas kepada mahasiswa dari berbagai program studi untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya,” ujarnya.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen bertukar pandangan, tetapi juga melahirkan komitmen untuk merangkai kerja sama lebih erat. Melalui kolaborasi yang didorong semangat dakwah, diharapkan akan muncul ide-ide segar dan solusi kreatif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa dan masyarakat. (rilis)*
