Unpad Bersyukur, Tradisi Baik Unpad dalam Peringati Dies Natalis

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengisi tausiah pada kegiatan Unpad Bersyukur di Grha Sanusi Hardjadinata, Unpad, Minggu (10/9/2023). (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Unpad Bersyukur di Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Minggu (10/9/2023). Kegiatan digelar untuk menyambut peringatan puncak Dies Natalis ke-66 Unpad yang akan diselenggarakan Senin (11/9/2023),

“Besok tanggal 11 September Unpad akan genap berusia 66 tahun. Satu hari menjelang puncak peringatan Dies Natalis sudah menjadi tradisi kami bertahun-tahun menyelengarakan Unpad Bersyukur,” ujar Koordinator Unpad Bersyukur Dr. Mumuh Muhsin Z., M.Hum.

Lebih lanjut Mumuh mengatakan, kegiatan yang bertema “Hakikat Syukur dalam Membangun Harmoni Menuju Kehidupan Akademik yang Unggul dan Berdampak” ini diselenggarakan sebagai ungkapan syukur bahwa segala prestasi yang diraih bukan semata kerja keras Unpad, tetapi juga karena pertolongan Allah Swt.

“Oleh karena itu, kami merasa wajib untuk menyengaja menyukurinya,” kata Mumuh.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bagian dari ikhtiar untuk menambah kebaikan yang akan diperoleh Unpad.

“Semoga kegiatan Unpad Bersyukur ini dinilai Allah sebagai bagian dari ikhtiar yang nanti akan Allah balas dengan memberi kebaikan yang lebih banyak bagi Universitas Padjadjaran,” ujar Mumuh.

Acara Unpad Bersyukur diisi dengan tausiah Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2022-2027 Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Pada kesempatan tersebut, Prof. Haedar mengatakan bahwa bersyukur sangat penting untuk dilakukan, terutama di era antroposen saat ini.

Bersyukur menjadi penting untuk kontemplasi dalam memahami kehidupan, bahwa manusia berada dalam sistem kosmologi yang terkoneksi, holistik, dan luas.

“Dimana iptek dan kehidupan inderawi hanya bagian dari semua kosmologi kehidupan yang mungkin perlu kita hayati kembal termasuk lewat forum yang berbahagia ini,” kata Prof. Haedar.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa bersyukur bukan sekadar sebuah instrumen keagaaman dan bagian dari sikap ruhani yang parsial.

“Bersyukur adalah bagian dari keseluruhan sikap kita yang terkoneksi dengan seluruh sikap hidup yang lain dalam memandang kehidupan terutama anugerah Tuhan yang begitu luas,” ujarnya.

Acara Unpad Bersyukur dihadiri Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti, para pimpinan dan pengelola Unpad di tingkat fakultas dan universitas, sejumlah dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Unpad. Acara juga diisi dengan pembacaan Surah Ar-Rahman secara besama-sama. (arm)*

Share this: