[Kanal Media Unpad] Direktur Perencanaan dan Pengembangan BUMN Holding Sektor Kehutanan Perum Perhutani Endung Trihartaka mengatakan sektor kehutanan membutuhkan sumber daya manusia multidisiplin ilmu yang siap menghadapi tantangan saat ini dan masa depan.
“Tentunya tantangan ke depan luar biasa. Ada isu-isu strategis yang harus direspons dengan baik. Untuk merespons ini dibutuhkan talenta muda yang diharapkan mampu merespons perubahan yang sangat cepat,” kata Endung dalam acara “BUMN Holding Outlook 2024”, Kamis (16/11/2023).
Dikatakan Endung, salah satu tantangan yang dihadapi adalah perubahan teknologi. Generasi muda, dinilai lebih mampu menghadapi perkembangan teknologi.
Menurutnya, mahasiswa perlu mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Mahasiswa merupakan harapan untuk merespons cepatnya perubahan.
“Mahasiswa inilah harapan untuk merepons tantangan-tantangan yang akan dihadapi ke depan,” ujar Endung.
Saat ini, setidaknya ada enam isu yang menjadi roadmap kegiatan yang akan dilakukan Perhutani, yaitu perubahan iklim, energi terbarukan, pangan, digitalisasi, ekowisata, dan sertifikasi lingkungan.
“Isu-isu ini sudah kami siapkan untuk meresponsnya dan sudah kita tindaklanjuti,” kata Endung.
Endung mengatakan, setelah restrukrusisasi perusahaan tahun 2022 dimana anak perusahan dirampingkan menjadi 3 perusahaan, kinerja holding sektor ini meningkat. Pendapatan meningkat yang turut berkontribusi pada pendapatan negara.
“Setelah evaluasi selama satu tahun dengan adanya transformasi ini kinerjanya meningkat signifikan,” ungkapnya.
Endung mengatakan, dengan perguruan tinggi ada beberapa hal yang bisa dikolaborasikan. Selain penelitian, Endung berharap akan ada saran yang perlu dilakukan perusahaan.
“Saya kira pasti di perguruan tinggi akan ada banyak hal yang kita butuhkan untuk memberikan masukan, memberikan perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan di perusahaan kami. Ini sangat terbuka,” kata Endung. (arm)*
