Mantan Hakim Agung Hawaii Beri Kuliah Umum di FH Unpad

Mantan Hakim Mahkamah Agung Hawaii Michael D. Wilson mengisi kuliah umum di Ruang Auditorium Prof. Tommy Koh FH Unpad, Jatinangor, Rabu (1/11/2023).*

[Kanal Media Unpad] Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Indonesia Center for Environmental Law (ICEL) menggelar kuliah umum bertajuk “The Intersection Between Climate Change and Human Right” di Ruang Auditorium Prof. Tommy Koh FH Unpad, Jatinangor, Rabu (1/11/2023).

Kuliah umum yang menghadirkan Mantan Hakim Mahkamah Agung Hawaii Michael D. Wilson dan dimoderatori dosen FH Unpad Yulinda Adarani, M.H., tersebut digelar sebagai bentuk pengembangan kurikulum mata kuliah Hukum Perubahan Iklim di lingkungan FH Unpad. Pengembangan kurikulum tersebut dilakukan FH Unpad bersama ICEL.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FH Unpad Dr. Idris, M.H. Dalam sambutannya Idris menyampaikan bahwa perubahan iklim telah menjadi isu besar saat ini dan menjadi tantangan yang dihadapi di seluruh dunia. Diperlukan adanya peran negara yang mampu mengontrol dan mengurangi emisi, terutama dari sektor industri dan kendaraan.

“Kuliah umum ini menjadi kesempatan yang baik bagi mahasiswa untuk lebih mendalami pengetahuan-pegetahuan dan menjadikan kuliah umum ini sebagai wadah diskusi ilmiah yang berkaitan dengan perubahan iklim dan keadilan iklim bersama pakarnya,” kata Idris.

Dalam paparannya Hakim Wilson membahas pokok-pokok isu perubahan iklim dari sudut pandang litigasi dan HAM. Menurutnya, isu berkaitan dengan perubahan iklim berbeda dari isu sosial lainnya, karena membutuhkan impending solution horizon. Solusi ini pun harus dicapai dalam waktu yang singkat. Untuk itu perubahan ikim menjadi sui generis emergency.

Dampak dari adanya perubahan iklim pun sangat nyata dalam berbagai sektor. Wilson mencontohkan, di Hawaii perubahan ikim telah berdampak pada hilangnya pantai Waikiki akibat kenaikan permukaan laut. Kehilangan pantai ini menyebabkan kerugian ekonomi tahunan sebesar 2 Miliar US dollar dihitung dari pengeluaran pengunjung pada pertengahan abad ini.

“Maka, isu perubahan iklim ini menjadi masalah besar yang dihadapi oleh manusia pada abad ini,” ujarnya.

Di hadapan mahasiswa, Hakim Wilson juga memberikan semangat dan mendorong para mahasiswa untuk dapat ikut andil mengatasi perubahan iklim. (rilis)*

Share this: