Prodi Administrasi Pemerintahan Unpad Gelar “International Lecture Series”

Suasana International Lecture Series yang digelar Program Studi Administrasi Pemerintahan Universitas Padjadjaran.*

[Kanal Media Unpad] Program Studi Administrasi Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran menggelar kuliah umum International Lecture Series dengan tema “Gender, Human Rights, and Water Governance in Indonesia” Series 1 dengan menghadirkan akademisi dari Loyola University Chicago. Acara diselenggarakan secara daring pada Senin (30/10/2023).

Diskusi akademik kali ini menghadirkan Dr. Paula Skye Tallman selaku akademisi dan antropolog biocultural Department of Anthropolgy, Loyola University Chicago dan Dr. Binahayati Rusidi selaku dosen FISIP Unpad. Acara dipandu dosen Program Studi Administrasi Pemerintahan FISIP Unpad Jovanscha Qisty Adinda FA, M.KP.

Dalam rilis yang diterima Kanal Media Unpad, kuliah umum ini merupakan wujud kolaborasi FISIP Unpad dengan Politeknik Lembaga Administrasi Negara (Politeknik STIA LAN) dan Universitas Brawijaya melalui Seri Kuliah Internasional. Inisiatif ini menandai awal dari serangkaian kolaborasi yang sangat produktif, termasuk kemitraan riset, kompetisi akademik, dan inisiatif partisipasi masyarakat.

Ketua Program Studi Administrasi Pemerintahan FISIP Unpad Dr. Novie Indrawati Sagita, M.Si., mengatakan, seri kuliah internasional ini diharapkan dapat memberikan capaian positif pada Prodi Administrasi Pemerintahan Unpad.

“Sebagai co-host dalam seri ini, Prodi Administrasi Pemerintahan akan memainkan peran kunci dalam mengelola dan memfasilitasi kegiatan ini, memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan manfaat maksimal dari wawasan internasional yang disampaikan dalam kuliah-kuliah tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kolaborasi ini diharapkan akan membantu meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan mahasiswa pengetahuan yang lebih luas tentang praktik administrasi pemerintahan pada kancah internasional.

Lebih jauh, kolaborasi ini akan membuka pintu bagi peluang kemitraan riset yang akan memungkinkan mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian bersama antara ketiga institusi. Hal ini akan memberikan kesempatan unik bagi mahasiswa untuk mendalami isu-isu pemerintahan yang relevan, mempublikasikan penelitian mereka, dan berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang administrasi pemerintahan. (rilis)*

Share this: