Laporan oleh Anggi Kusuma Putri
[Kanal Media Unpad] Tim mahasiswa KKN Universitas Padjadjaran kelompok 34 dengan dosen pembimbing Dr. drg. Irmaleny, Sp.KG., Subsp.KR (K), menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dengan tema “Remineralization series: Bakti Sosial Departemen Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran” di SDN Cihanjuang 04 pada Selasa (30/1/2024).
Kegiatan bakti sosial yang melibatkan 24 mahasiswa KKN bersama sejumlah mahasiswa koas FKG Unpad tersebut mencakup penyuluhan tentang kesehatan gigi, praktik sikat gigi, pemeriksaan gigi dan mulut, serta pemberian fluoride.
Pemberian fluoride merupakan upaya dalam memperkuat enamel gigi terhadap bakteri, asam, dan gula yang berada dalam makanan. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan KKN yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 dengan tema yang sama sebagai evaluasi terhadap pemeriksaan sebelumnya.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN Cihanjuang 04 Jajang Sutisna, S.Pd, memberikan respons positif dan apresiasi atas kegiatan bakti sosial yang ditujukan kepada 101 siswa kelas 4, 5, dan 6.
Irmaleny juga menyampaikan kesehatan gigi dan mulut perlu menjadi perhatian karena merupakan komponen yang sangat penting. Rongga mulut dan gigi yang sehat berdampak pada pengolahan dan penyerapan makanan agar gizi yang diserap tubuh jadi lebih baik
Berdasarkan data pemeriksaan, hasil menunjukkan bahwa angka prevalensi karies gigi mencapai 75%. Hal tersebut menunjukkan penurunan dari periode sebelumnya yang mencapai 88,46%.
“Pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), orientasi pembangunan kesehatan harus lebih mendorong aspek promotif dan preventif, tanpa melupakan aspek kuratif dan rehabilitatif,” ujar Irmaleny.
Ketua kelompok 34 Arief juga menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti sosial ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat serta dapat menjadi program yang berkelanjutan.
“Saya berharap kegiatan PPM ini tidak hanya bermanfaat untuk lapisan masyarakat tertentu, tapi dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat yang ada dan saya berharap kegiatan PPM ini juga tidak berakhir disini, tapi dapat menjadi program berkelanjutan agar manfaatnya bukan hanya terasa sekarang saja tapi terasa juga oleh generasi di masa yang akan datang,” kata Arief. (rilis)*
