[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran berhasil menjadi Juara Umum dalam kejuaraan National Essay Competition (NEC) ke-2 yang dilaksanakan di Institut Pertanian STIPER (INSTIPER Yogyakarta), pada 27 – 28 Juli 2024 lalu.
Pada perlombaan tersebut, Universitas Padjadjaran mengirim 18 perwakilan mahasiswa yang berhasil mendominasi perolehan poin dengan tujuh medali dan enam penghargaan. Prestasi tersebut diraih oleh tujuh belas mahasiswa Fakultas Peternakan dan seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran saat bertanding di ajang NEC. Adapun tujuh medali yang dimenangkan terdiri dari dua medali perak, lima medali perunggu ditambah enam penghargaan khusus.
Di ajang NEC ke-2, para mahasiswa Unpad bersaing dengan ratusan universitas di Indonesia dalam delapan kategori perlombaan lomba di NEC tahun ini, yaitu Hukum, Sosial, dan Ekonomi (HSE), Kesehatan, Lingkungan, Pangan, Pariwisata dan Budaya, Pendidikan, Pertanian, dan Teknologi. Sebelum bertanding di INSTIPER Yogyakarta, para perwakilan Unpad telah melalui tahapan seleksi, yang kemudian memilih 100 tim untuk melaju ke tahap final dan mempresentasikan karya secara luring.
Kepala Departemen Akademik dan Keprofesian BEM Fakultas Pertanian Unpad, Fitria Puspita, mengekspresikan apresiasinya atas pencapaian para kompetitor Unpad. Fitria menekankan arti prestasi tersebut untuk para perwakilan Unpad yang telah bertanding.
“Kami merasa bangga atas pencapaian yang diraih menunjukkan semakin tingginya semangat dan motivasi mahasiswa dalam meraih prestasi di bidang akademik. Prestasi ini tentunya menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa dari para mahasiswa, dengan tekad dan fokus, segala hal mungkin dapat dicapai,” ujar Fitria.
Ketua Umum UKM Serikat Mahasiswa Aktivis Penalaran Bidang Peternakan (SMART), Krisna, menceritakan proses yang dilalui para peserta lomba tersebut, terutama manfaatnya. Menurutnya, para peserta perlombaan dari Unpad belajar pentingnya berpikir kritis dalam menyelesaikan suatu masalah.
“Ajang NEC telah memberikan pelajaran berharga bagi kami dalam mengasah pikiran untuk mengubah sudut pandang masalah kompleks menjadi solusi yang menarik. Semoga prestasi yang diraih dapat menjadi awal dari banyak pencapaian gemilang lainnya serta memberikan inspirasi bagi generasi mahasiswa mendatang.” sambung Krisna.*
