Clarewash, Inovasi Mahasiswa Unpad Ubah Limbah Jeruk Nipis Menjadi Solusi Kesehatan Mulut

Tim Clarewash yang akan tampil pada Pimnas 37 di Unair Surabaya dengan inovasi pemanfaatan limbah jeruk untuk solusi kesehatan mulut. (Foto dokumentasi Tim Clarewash)*

[Kanal Media Unpad] Masalah bau mulut dan kesehatan gigi yang buruk merupakan isu yang sering kali diabaikan oleh banyak orang. Hal tersebut membawa tim Program Kreativitas Mahasiswa – Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Padjadjaran menciptakan solusi yang inovatif, yaitu “Clarewash” mouthwash spray 3 in 1 yang berbahan dasar alami dan ramah lingkungan.

Clarewash lahir dari kepedulian terhadap limbah jeruk nipis yang selama ini kurang dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil. Melalui kerja sama dengan UMKM yang menghasilkan limbah jeruk nipis, tim Clarewash membantu mengurangi limbah yang biasanya langsung dibuang begitu saja.

“Kami bekerja sama dengan UMKM di daerah Jatinangor yang menghasilkan limbah jeruk nipis. Dengan Clarewash, limbah ini bisa digunakan kembali sehingga tidak mengotori lingkungan sekitar,” kata Nur Aisyah selaku ketua tim PKM-K Clarewash.

Clarewash memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dari produk mouthwash lainnya di pasaran, Dengan menggunakan bahan alami tanpa alkohol dan memanfaatkan limbah jeruk nipis sebagai bahan utama, Clarewash mengusung misi ramah lingkungan. Produk ini juga dilengkapi dengan keunggulan 3 in 1, yaitu antihalitosis (anti bau mulut), antikaries (mencegah gigi berlubang), dan antiinflamasi (mengurangi peradangan).

“Selain ramah lingkungan, Clarewash juga menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk sejenis di pasaran. Ukurannya yang ringkas membuatnya mudah dibawa ke mana saja, sehingga cocok untuk digunakan kapan pun dibutuhkan,” jelas Siti Nur Asiyah Rahmah.

Untuk memperluas jangkauan pemasaran, tim Clarewash berencana berkolaborasi dengan mengajak tokoh-tokoh yang bisa memberikan pengaruh positif di masyarakat, khususnya berbagai influencer yang memiliki minat di bidang kesehatan dan edukasi, serta beberapa pejabat di wilayah Sumedang.

Produk ini telah mendapatkan respon positif dari pengguna awal dengan menyebut Clarewash sebagai produk yang praktis dan menyegarkan. Selain itu, Unpad juga senantiasa memberikan dukungan penuh kepada tim dalam pengembangan Clarewash, baik dalam bentuk fasilitas maupun bimbingan. Dengan dorongan ini, tim PKM-K Clarewash optimis dapat melanjutkan pengembangan produk dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Tim Clarewash juga berencana memperkenalkan varian baru dari produk ini di masa yang akan datang. Tim berharap dapat memproduksi Clarewash dalam skala industri yang lebih besar dan memperluas target pasar dengan menghadirkan varian-varian yang lebih beragam.

“Kami ingin menjadikan Clarewash sebagai pilihan utama dalam kesehatan mulut dengan menghadirkan berbagai varian yang cocok untuk semua kalangan,” ujar Ananda Elias.*

Share this: