[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran ditunjuk oleh Komisi Informasi Pusat sebagai rujukan studi tiru dalam kegiatan Forum Edukasi dan Literasi Nasional Peningkatan Pemahaman dan Kemampuan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Rapat Bersama Livin Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Jumat, 6 September 2024.
Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, M.A., (SUT), Ph.D., Petugas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Unpad, Marlia, S.Sos., serta Koordinator ULT Unpad Elin Herlina, S.Sos. Sebanyak 8 perguruan tinggi berpartisipasi dalam kegiatan ini, yaitu Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Lambung Mangkurat, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Trunojoyo Madura, IAIN Kediri, serta UIN Raden Fatah Palembang.
“Mungkin bisa sharing apa saja yang ada di Unpad (terkait informasi publik),” ujar Samrotunnajah Ismail, Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi Komisi Informasi Pusat.
Dandi menjelaskan bahwa hingga sekarang, Unpad telah melakukan tujuh inovasi PPID meliputi pengembangan sarana layanan informasi, pendirian Unit Layanan Terpadu (ULT), pengelolaan dokumen dan data, pengembangan layanan informasi publik terintergrasi ramah disabilitas, pembentukan ULT Fakultas, penguatan PPID Pelaksana di fakultas, serta pengembangan Perlindungan Data Pribadi (PDP).
“Di Unpad, PPID dikerjakan oleh Kantor Komunikasi Publik sebagai operasional utamanya, dan juga teman-teman IT dari Direktorat Perencanaan dan Sistem Informasi (DPSI),” jelas Dandi.
Terkait akses terhadap informasi, semua sivitas akademik Unpad, baik mahasiswa, tendik, maupun dosen memiliki akun Sistem Informasi Administrasi Terpadu (SIAT) dan bisa mengakses akun masing-masing. Meskipun begitu, dosen tidak memiliki wewenang untuk mengakses data pribadi mahasiswa karena data tersebut dilindungi oleh Peraturan Rektor yang melindungi data pribadi seluruh sivitas akademik Unpad.
“Ada hal-hal yang memang tidak bisa diakses, seperti data pribadi mahasiswa karena merupakan data personal,” jelas Dandi.
Dandi mengatakan bahwa saat ini Unpad sedang mengupayakan adanya PPID di setiap fakultas. Saat ini, Unpad tengah mengembangkan sebuah aplikasi sebagai wadah untuk berkomunikasi dengan PPID di setiap fakultas.
“Kami (Unpad) melaksanakan roadshow internal untuk menyamakan persepsi tentang PPID. Maka dari itu, penyusunan (terkait PPID) melibatkan Unit Kerja di Unpad,” ujar Dandi. *







