[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menjadi tuan rumah pelaksanaan monitoring dan evaluasi Program Bantuan Pengembangan Program Studi Memenuhi Standar Mutu Internasional Tahun 2024 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek RI. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Bersama 2 (Livin), Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Kamis (12/9/2024).
Dari Unpad, ada empat program studi yang menerima hibah tersebut, yaitu Agribisnis, Agroteknologi, Teknologi Pangan, dan Teknologi Industri Pertanian. Saat ini keempat program studi tersebut sedang mempersiapkan diri untuk visitasi akreditasi internasional ASIIN.
Selain Unpad, perguruan tinggi yang menjalani monitoring dan evaluasi pada kesempatan tersebut adalah Universitas Telkom dan Universitas Swadaya Gunung Jati. Reviewer dari Belmawa yang hadir yaitu Prof. Dr.Ing. Ar. Ir. Ilya Fadjar Maharika, M.A., I.A.I, Reni Intan Puji Astuti dan Vertasia Rosario Br Sitepu.
“Kami melakukan monitoring terkait hibah untuk yang diterima tiga perguruan tinggi. Kami akan memvalidasi lima aspek, jadi kita akan fokus di situ,” kata Prof. Ilya.
Aspek pertama yang menjadi perhatian adalah kontribusi perguruan tinggi untuk meraih akreditasi internasional. Hibah ini pun menjadi wujud hadirnya negara dalam proses penjaminan mutu perguruan tinggi berstandar internasional.
“Diharapkan masing-masing perguruan tinggi telah mengembangkan sistem yang sebaik mungkin,” kata Prof. Ilya.
Aspek lain yang akan dilihat yaitu terkait dengan implementasi Outcome Based Education (OBE), dokumen dan jadwal visitasi akreditasi internasional, pemanfaatan anggaran, dan feedback untuk Belmawa mengenai hibah ini.
Kepala Satuan Penjaminan Mutu Prof. Dr. Engkus Kuswarno, M.S. mengatakan bahwa kegiatan ini penting mengingat Unpad sedang berupaya untuk meningkatkan mutu dan akreditasi internasional.
“Suatu kehormatan Belmawa memilih kami melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ini. Ini menjadi penting karena Unpad sejak mulai menjadi PTN BH akreditasi internasional terus ditingkatkan,” kata Prof. Engkus.*




