Tim Pupukin! dari Unpad saat menerima medali emas pada kategori Poster PKM Kewirausahaan 1 pada Pimnas 37 di Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat 18 Oktober 2024. (Foto oleh: Jalasenastri Saprala)*

[Kanal Media Unpad] Kontingen tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Padjadjaran berhasil meraih sejumlah medali dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 tahun 2024 yang diumumkan pada Penutupan dan Penganugerahan Pimnas ke-37 di Gedung ACC, Kampus MERR-C Universitas Airlangga, Surabaya, 18 Oktober 2024.

Unpad berhasil meraih empat prestasi yang terdiri dari satu medali setara emas pada kategori poster PKM-K-1, satu medali setara perak pada kategori poster PKM-K-4, satu medali setara perak pada kategori poster PKM-KI, dan tim favorit pada kategori presentasi PKM-RSH-1. Selain itu, pada Lomba Poster Digital Non-Pimnas, Unpad memperoleh Juara 1 dan Juara 2.

“Alhamdulillah perjuangan mahasiswa dan dosen pendamping membuahkan hasil. Kurang lebih satu tahun kita mempersiapkan semua ini dan telah memberikan hasil maksimal. Yang juga penting, sekarang ini atmosfer PKM  di Unpad semakin meningkat, terbukti proposal PKM meningkat baik dari segi jumlah maupun kualitas,” ujar Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad, Dr. Eng. Boy Yoseph Cahya Sunan Sakti Syah Alam, S.T., M.T.

Unpad menempati peringkat 13 pada total peraiihan medali. Pimnas 37 diikuti oleh 525 tim dari 118 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, dan Unpad meloloskan 14 tim. Catatan prestasi Unpad ini meningkat dibandingkan peroleh tahun lalu ketika Unpad menjadi tuan rumah Pimnas 36. Tahun lalu, Unpad meloloskan 9 tim dan menempati peringkat 26 dengan satu medali perak, 3 medali perunggu dan satu kategori individu bertalenta.

“Untuk persiapan Pimnas tahun depan, kita sudah akan mulai melakukan Liga PKM di internal kampus pada akhir Oktober ini. Semoga kerja sama seluruh unsur di Unpad bisa menularkan semangat riset yang saat ini tumbuh di kalangan mahasiswa semakin konsisten, mahasiswa dan dosen pendamping bisa terus menumbuhkan ide-ide kreatifnya,” ujar Boy.  

Medali emas diraih oleh tim “Pupukin!: Eco-friendly Slow Release Fertilizer Praktis Berbasis Limbah Bonggol Pisang dan Kulit Udang untuk Meningkatkan Produktifitas Urban Farming” dengan ketua Dira Purwasih, anggota: Muhammad Yasyfa Kusumadinata, Prili Alisha, dan Rizqia Nadira Ronaldo, serta dosen pendamping Vira Kusuma Dewi, SP., M.Sc., Ph.D.

Sementara medali perak diraih oleh tim “Clarewash: Inovasi Mouthwash Berbasis Spray 3in1 dari Limbah Kulit Jeruk Nipis dan Ekstrak Rempah guna Merawat Kesehatan Mulut” dengan ketua Nur Aisyah, anggota: Siti Nur Aisyah Rahmah, Sri Wahyuni, Ananda Elias, dan Fadhli Aryaputra Suhandi, serta dosen pendamping apt. Arif Budiman, M.Si., Ph.D.

Medali perak juga diraih oleh tim “Portable Plant Growth Stimulator Berbasis Sonic Bloom dan Ultrasonic Pest Repeller Terintegrasi IoT untuk Optimalisasi Produksi Padi pada Urban Farm” dengan ketua Bergas Frenli Nur Vendi, anggota: Hamda Aulia Zahra, Salsabila, dan Logis Arrahman Putra Venda, serta dosen pendamping Vira Kusuma Dewa, SP., M.Sc., Ph.D.

Tim “Fenomena Julid Fisabilillah dalam Instagram sebagai Bentuk Penolakan Genoside Israel terhadap Palestina: Analisis Wacana Kritis” dengan ketua Syahda Fadliani K., anggota: Nadia Maelani Ulfah, Windy Yanti, dan Ridha, serta dosen pendamping: Dr. Fahmy Lukman, M.Hum., berhasil menjadi tim favorit pada kategori presentasi PKM-RSH-1.

Pada Lomba Poster Digital Non-Pimnas, Unpad memperoleh Juara 1 PKM Kewirausahaan yang diraih tim “TrustUs: 3in1 Antibacterial Body Spray Berbahan Dasar Tawas sebagai Produk Zero Waste Beraroma Kasturi Endemik Kalimantan” dan Juara 2 PKM Kewirausahaan yang diraih tim “Mollyps: Inovasi Lip Sleeping Mask Berbahan Dasar Moringa Butter degan Tangerina Oil untuk Melembangkan Kulit Bibir”.

Ajang Pimnas ke-37 ini secara langsung ditutup oleh Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Ir. Suharti, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Suharti mengatakan bahwa Pimnas bertujuan untuk mendapatkan talenta-talenta calon peneliti dan pengembang ilmu pengetahuan di Indonesia untuk menciptakan perkembangan ekosistem ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang lebih baik dan produktif.

Suharti berharap melalui penyelenggaraan Pimnas ke-37 ini juga dapat menjadi momen penggugah bagi para mahasiswa untuk pemperkuat wawasan dan mengembangkan kemampuan ilmiah yang  dapat memacu kreativitas.

“Keikutsertaan Pimnas bukan hanya sebatas untuk menjadikan ini sebagai ajang kompetisi, tetapi juga bisa membangun, memperkuat lagi jiwa peneliti karena itu sangat dibutuhkan,” ujar Suharti.*

Share this: