Departemen Perikanan Unpad Dampingi UPTD Balai Benih Ikan Kab. Bandung Lakukan Revitalisasi

Dosen Departemen Perikanan Unpad, Irfan Zidni Ph.D. (berkemeja biru) saat melakukan kunjungan dan diskusi di UPTD Balai Benih Ikan Kabupaten Bandung. (Foto Dokumen FPIK Unpad)*

[Kanal Media Unpad] Dosen Departemen Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran, Irfan Zidni Ph.D., dan Mochamad Candra Wirawan Arief, Ph.D., melakukan diskusi terkait rencana pendampingan revitalisasi balai benih ikan Bersama Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung yang diselenggarakan di ruang Pos Pelayanan Ikan Terpadu (Poskandu) UPTD BBI, Kabupaten Bandung, Jumat, 27 Desember 2024 lalu.

Yeny Wulandany selaku perwakilan Ahli Muda Analis Akuakultur menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan kesediaan Departemen Perikanan FPIK Unpad untuk mendampingi UPTD BBI dalam rencana revitalisasi dan optimalisasi Balai Benih Ikan (BBI) Kabupaten Bandung. Sebagai dinas yang memiliki peran untuk mendukung program nasional ketahanan pangan, BBI diharapkan mampu berkontribusi optimal dalam penyediaan benih ikan berkualitas.

BBI memiliki peran penting dalam merencanakan beberapa program termasuk penyusunan masterplan. Diharapkan Departemen Perikanan FPIK Unpad dapat mendampingi BBI agar dapat berjalan secara optimal dari sisi teknis dan manajemen pengelolaan. Diharapkan BBI juga dapat berperan optimal dalam peningkatan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung.

Menanggapi berbagai harapan tersebut, Irfan menyampaikan dukungan dari Departemen Perikanan FPIK Unpad. Irfan mengungkapkan bahwa Tim Pendampingan Revitalisasi UPTD BBI telah dibentuk oleh FPIK Unpad dan berkomitmen untuk dapat segera dapat mendampingi UPTD BBI dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Irfan menjelaskan bahwa berbagai kegiatan di BBI dapat dilaksanakan dalam kerangka PKL dan KKN yang melibatkan mahasiswa FPIK Unpad.

Lebih lanjut, Candra menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan kerangka tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak sangat besar, tidak hanya bagi BBI dan Unpad, tetapi juga kepada masyarakat secara umum. 

Sebagai penutup, Kepala UPTD BBI Acep Rohana berharap proses kerja sama ini dapat segera berjalan agar upaya peningkatan produksi di BBI yang saat ini berfokus pada tiga komoditas ikan konsumsi utama, yaitu nila, mas, dan lele dapat berlangsung lebih optimal.*

Share this: