[Kanal Media Unpad] Dalam upaya menjaga diri agar tetap sehat saat menjalani ibadah puasa selama bulan ramadan, Masjid Raya Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Inspirasi Kajian Ramadan (IKRAR) yang dilaksanakan secara daring pada hari Sabtu, 6 Maret 2025.
Dalam rangkaian kegiatan kali ini, hadir sebagai narasumber adalah Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita yang menyampaikan tema “Menjadi Lebih Sehat dengan Cinta Ramadan”. Tema ini dipilih karena dengan berpuasa tubuh akan menjadi sehat dengan meningkatnya imunitas tubuh.
Dalam pemaparannya, Rektor berharap agar umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dapat senantiasa untuk tetap mengatur pola makan secara bijak, menjaga kesehatan, tetap produktif, tetap berkarya, menjalani aktivitas, dan beribadah dengan optimal.
Dalam hal ini, sahur merupakan hal penting karena di dalamnya terdapat keberkahan. Rektor mengatakan bahwa seandainya tidak sempat makan saat sahur, setidaknya minum air karena hal ini memiliki peran penting dalam menjaga daya tahan tubuh sepanjang hari saat berpuasa.
Lebih lanjut, Rektor mengatakan saat berbuka puasa juga perlu memperhatikan kapasitas lambung dan metabolisme tubuh di malam hari. Oleh karena itu, saat sahur dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang cukup seperti nasi, kentang, atau ubi, protein, sayuran, dan buah-buahan yang mengandung vitamin serta serat yang diperlukan selama berpuasa.
Rektor memaparkan pentingnya menjaga asupan cairan dalam tubuh dengan meminum 8-12 gelas air dalam sehari. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan meminum 3 gelas air saat sahur, 3-4 gelas air saat malam setelah tarawih, 1 gelas air menjelang sahur, 2 gelas air saat makan hingga mendekati imsak, 2 gelas air setelah takjil, dan 4 gelas saat malam hari.
Pada kesempatan ini, Rektor juga memberikan beberapa saran seperti menghindari minuman berwarna karena tidak baik untuk sistem pencernaan saat berpuasa. Selain itu, menghindari makanan berminyak dan pedas juga dianjurkan, karena dapat mengganggu pencernaan, serta tidak mengonsumsi mie instan yang kurang baik untuk kesehatan selama bulan Ramadan.
Kajian ini memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi para mahasiswa dan peserta yang hadir, sehingga diharapkan kita semua dapat menjalani ibadah puasa dengan tubuh yang sehat, penuh energi, dan tetap produktif dalam menjalankan aktivitas akademik maupun ibadah lainnya di bulan yang penuh berkah ini.* (Rilis MRU)
