Finder Unpad Hadir untuk Sinergikan Riset Akademik dengan Kebutuhan Nyata Masyarakat

Ketua (CEO) Finder Unpad, Prof. Dr.Eng. I Made Joni, M.Sc. (Foto oleh: Jalasenastri Saprala)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran memperkuat komitmennya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan publik. Tidak lagi hanya menawarkan hasil riset yang tersedia, Unpad kini mengedepankan dialog dengan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan riil di lapangan, yang kemudian dijawab dengan solusi konkret dari institusi. Inisiatif seperti Functional Nano Powder University Center of Excellence (Finder U-CoE) menjadi representasi dari kesiapan Unpad dalam mewujudkan pendekatan ini secara berkelanjutan dan terarah.

“Finder U-CoE Unpad memang didesain sebagai platform terbuka yang memungkinkan sinergi antara akademisi dan masyarakat. Unpad memiliki potensi inovasi yang kuat, yang harus dapat diakses oleh lebih banyak pihak, tidak terbatas hanya pada akademisi, tetapi juga pelaku usaha dan pemerintah,” ujar Ketua (CEO) Finder Unpad, Prof. Dr.Eng. I Made Joni, M.Sc.

Finder Unpad merupakan pusat riset dan inovasi teknologi di bidang nano dan nanomaterial, yang mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan industri. Menyediakan lebih dari 45 layanan, Finder Unpad menawarkan solusi mulai dari sintesis nanopartikel hingga aplikasi nanoteknologi khusus. Berada di level Pusat Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT), Finder Unpad menjadi bagian dari ekosistem riset nasional dan terus berkembang melalui institut riset dan inovasi, dengan fokus pada hilirisasi teknologi powder dan nano.

“Finder Unpad hadir untuk memastikan bahwa riset akademik dapat disinergikan dengan kebutuhan nyata masyarakat, sehingga dampaknya lebih luas dan berkelanjutan. Selain itu, ini juga merupakan bagian dari komitmen Unpad untuk menjadi kampus yang kontributif dalam pembangunan nasional,” ujar Prof. Made ketika diwawancarai oleh Kanal Media Unpad.

Finder Unpad membuka akses pengajuan kebutuhan secara terbuka dan terstruktur. Masyarakat dan pelaku industri dapat menyampaikan kebutuhan spesifik melalui platform resmi Finder Unpad, baik secara digital maupun langsung. Setiap permintaan akan dianalisis oleh tim riset berdasarkan relevansi, urgensi, dan kelayakan, lalu dipetakan dengan riset dan keahlian yang tersedia di Unpad. Jika sesuai, tim kolaborasi akan dibentuk untuk merancang solusi dan melakukan uji coba. Permintaan dengan potensi kolaborasi jangka panjang, dampak luas, dan kontribusi pada sektor strategis menjadi prioritas utama.

Finder Unpad berkomitmen untuk mendukung inovasi dari tahap penelitian hingga implementasi di lapangan. Selain itu, juga melakukan uji coba skala kecil, demonstrasi, dan pembinaan bagi industri atau komunitas yang ingin mengadopsi teknologi tersebut. Finder Unpad juga memfasilitasi hilirisasi hasil penelitian melalui kerja sama dengan investor atau mitra industri, sehingga inovasi yang dikembangkan dapat berlanjut ke tahap produksi dan komersialisasi. Finder Unpad memastikan bahwa riset yang dilakukan tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi dapat memberikan dampak nyata di masyarakat dan dunia industri.

“Kami menawarkan kerja sama riset, dengan pembiayaan awal yang berasal dari pihak industri. Tahap awal dilakukan melalui riset pendahuluan. Selanjutnya, apabila ada potensi pengembangan, industri akan melanjutkan dengan dukungan terhadap visibility teknologi, baik dari sisi pasar maupun manufaktur. Kemitraan ini mencakup seluruh proses, dari riset hingga manufaktur,” papar Prof. Made.

Prof. Made melanjutkan bahwa Finder Unpad berperan penting dalam menjembatani kesenjangan antara peneliti dan dunia industri. Finder Unpad hadir untuk memperkuat posisi peneliti, membangun kepercayaan dengan mitra, serta mengembangkan kompetensi kewirausahaan di kalangan peneliti. Dengan demikian, produk-produk hasil riset dapat berkembang dengan baik dan siap untuk memasuki tahap hilirisasi bersama mitra dan vendor.

Finder Unpad juga menghadapi berbagai tantangan, namun bukan pada aspek produksi. Tantangan utama yang dihadapi adalah masuk ke pasar yang sudah memiliki banyak pemain dan entry barrier yang tinggi. Ini menunjukkan bahwa menghasilkan inovasi bukan hanya soal menciptakan produk yang siap dipasarkan, tetapi juga bagaimana mengatasi kendala untuk memasuki pasar yang telah terjamah banyak pihak.

“Mengenai marketing, Finder Unpad fokus pada promosi produk dan layanan melalui platform digital di situs web Finder Unpad, untuk menarik kemitraan strategis dalam mempercepat pengembangan dan investasi. Setelah operasi berjalan, pemasaran produk dilakukan oleh entitas bisnis. Posisi kami tetap di riset dan pengembangan, yang membangun produk dan mengoptimalkan efisiensi manufaktur,” jelas Prof. Made.

Dengan berbagai inisiatif dan pendekatan strategis yang dijalankan, Finder Unpad terus memperkuat perannya sebagai penghubung antara inovasi akademik dan kebutuhan nyata masyarakat serta industri. Melalui kolaborasi lintas sektor, dukungan riset yang terstruktur, dan akses terbuka terhadap layanan teknologi nano, Finder Unpad hadir sebagai mitra terpercaya dalam pengembangan solusi berbasis sains dan teknologi. Informasi lebih lanjut mengenai layanan, kolaborasi, dan peluang kemitraan dapat diakses melalui situs resmi di https://finder.unpad.ac.id.*

Share this: