





[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan dari BPJS Kesehatan dalam rangka studi banding terkait pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rapat Bersama Livin’, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor pada Kamis, 10 Juli 2025 ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penerapan keterbukaan informasi publik antara kedua institusi.
“Sebetulnya, kami juga masih harus banyak belajar. Insya Allah, ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami. Kami siap membantu dan berdiskusi bersama,” ujar Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.Si., S.IP., MT., M.Han., ketika membuka kegiatan.
Dalam kunjungan tersebut, Unpad dengan BPJS Kesehatan berdiskusi mengenai strategi dan tantangan dalam pengelolaan PPID di lingkungan institusi publik. Unpad memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan pelayanan informasi kepada masyarakat, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan penguatan sinergi antarunit kerja.
“Pengelolaan PPID di Unpad merupakan salah satu yang terbaik. Karena itu, kami ingin mendapatkan insight dan berbagi pengalaman yang bisa diterapkan di BPJS Kesehatan,” ujar Asisten Deputi Administrasi Badan BPJS Kesehatan, Sri Wahyuningsih.
Direktur Kelembagaan dan Tata Kelola Unpad, Ika Komalasari, ST., M.Ak., menyampaikan bahwa pengelolaan PPID tidak cukup hanya dengan mengumpulkan data, tetapi juga harus diimplementasikan secara nyata sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Maka dari itu, pemahaman yang lebih mendalam terhadap PPID menjadi kunci dalam melengkapi berbagai aspek tata kelola. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan strategi-strategi pengembangan kelembagaan secara berkelanjutan.
“Strategi-strategi yang kami lakukan antara lain menjadikan kampus sebagai lingkungan yang inklusif, mendorong inovasi dan kolaborasi baik, mengembangkan berbagai program kreatif untuk penguatan kompetensi SDM, serta pendirian Unit Layanan Terpadu (ULT),” ujar Ika.
Dalam kegiatan ini, hadir Sekretaris Direktorat Kelembagaan dan Tata Kelola Unpad Ahmad Baehaqi, S.Si., MT., jajaran PPID Unpad serta Analis Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi BPJS Kesehatan Didik Darmadi dan sejumlah staf BPJS Kesehatan.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara Unpad dan BPJS Kesehatan dalam mewujudkan tata kelola informasi publik yang lebih baik. Melalui pertukaran pengalaman dan gagasan, kedua institusi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi yang transparan, akuntabel, dan inklusif demi kepentingan masyarakat luas.*









