[Kanal Media Unpad] Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran meraih Akreditasi Internasional dari Accreditation Agency for Degree Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics (ASIIN) untuk enam program studi.
Enam program studi tersebut adalah S-1 Agribisnis, S-1 Agroteknologi, S-2 Agronomi, S-2 Ilmu Ekonomi Pertanian, S-2 Ilmu Tanah, dan S-3 Ilmu Pertanian. Sebelumnya, program studi tersebut sudah mendapatkan akreditasi “Unggul” BAN-PT.
Proses akreditasi dimulai dengan pengajuan dokumen pada tahun 2024 dan dilanjutkan dengan visitasi asesor ASIIN pada 30–31 Januari 2025. Selama dua hari tersebut, asesor melakukan wawancara dengan pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan alumni, serta meninjau berbagai fasilitas pendukung akademik seperti laboratorium dan teaching farm di lingkungan Fakultas Pertanian Unpad.
“Kami berharap akreditasi ini membangun rekognisi kualitas pendidikan untuk memperkuat daya saing lulusan di kancah global, sejalan dengan visi Unpad untuk menjadi universitas kelas dunia,” kata Dekan Faperta Unpad, Dr. Ir. Meddy Rachmadi, M.P.
Penghargaan tersebut menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Fakultas Pertanian Unpad memenuhi standar internasional dalam aspek kurikulum, metode pembelajaran, fasilitas, dan kualitas pengajaran, sehingga telah memenuhi standar global dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 2, 4, 9, dan 17.
Meddy menambahkan bahwa akreditasi internasional ini juga merupakan bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan peringkat QS World University Rankings by Subject Agriculture and Forestry, yang kini berada di posisi 301-350 tahun 2025.
“Kedua pencapaian ini akan membuka peluang pengembangan program-program studi dan meningkatkan kolaborasi institusi di tingkat internasional,” katanya.
Perolehan Akreditasi Internasional ASIIN menjadikan Fakultas Pertanian Unpad untuk semakin memperkuat komitmen meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas jaringan kerja sama internasional. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu pertanian dan kesejahteraan masyarakat.* (Rilis oleh Faperta Unpad dan Artanti/SPM Unpad)


