Padjadjaran Nursing Corps Inisiasi Kegiatan Sekolah Perempuan Permata Siaga

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Padjadjaran Nursing Corps Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menginisiasi kegiatan Sekolah Perempuan Permata Siaga sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor. (Foto oleh: Padjadjaran Nursing Corps)*

[Kanal Media Unpad] Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Padjadjaran Nursing Corps Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menginisiasi kegiatan Sekolah Perempuan Permata Siaga sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 2 Agustus 2025, di Masjid Al-Mukaromah RW 13, Dusun Mekarasih, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.

Sekolah Perempuan Permata Siaga ini telah menyiapkan sejumlah tema yang dekat dengan keseharian untuk disosialisasikan, beberapa diantaranya yang telah dilaksanakan adalah pengantar keselamatan rumah tangga, latihan nyata cegah keracunan, pertolongan pertama saat jatuh dan cedera, serta keselamatan di dapur.

Risiko kecelakaan rumah tangga seperti luka bakar, tersengat listrik, terjatuh, dan keracunan masih menjadi salah satu penyebab umum cedera di lingkungan rumah tangga. Sayangnya, kesadaran masyarakat, khususnya perempuan sebagai pengelola rumah tangga, masih terbatas dalam upaya pencegahan dan penanganan awal insiden tersebut.

Keracunan rumah tangga, baik akibat makanan, bahan kimia, maupun obat-obatan, masih menjadi salah satu penyebab kedaruratan kesehatan yang sering terjadi di masyarakat. Minimnya pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan awal membuat risiko ini kerap berujung pada kondisi yang lebih serius, bahkan kematian.

Fakta bahwa jatuh sering dialami oleh anak-anak maupun lansia. Selain pencegahan, sesi ini juga akan membahas penanganan cedera akibat jatuh, seperti patah tulang, dislokasi, keseleo, hingga benturan kepala. Peserta akan mempelajari prinsip RICE (Rest, Ice, Compress, Elevation) serta pertolongan pertama yang benar dan aman sebelum korban dirujuk ke fasilitas kesehatan.

Dapur adalah pusat aktivitas rumah tangga, namun juga menjadi salah satu area dengan risiko kecelakaan tertinggi, mulai dari luka bakar, tersayat benda tajam, hingga kebakaran akibat kelalaian.

Kegiatan-kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang kompeten, praktik penanganan langsung, pemeriksaan kesehatan, serta  pembagian set perawatan luka kepada peserta. Berbagai tema lain telah pula disiapkan antara lain pencegahan kebakaran dan luka bakar, CPR untuk awam, pencegahan bahaya listrik, pertolongan pertama kegawatdaruratan, dan menghadapi situasi darurat di rumah.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Permata Siaga dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SGD 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 5 (Kesetaraan Gender). Dengan meningkatkan kesadaran perempuan terhadap keselamatan rumah tangga, diharapkan para peserta dapat menjadi individu yang lebih tanggap, sigap, dan berdaya dalam menjalankan perannya sebagai pelindung keluarga dan agen perubahan di masyarakat.* (Rilis oleh: Padjadjaran Nursing Corps)

Sumber: https://fkep.unpad.ac.id/news/dari-kelas-ke-rumah-edukasi-pengantar-keselamatan-rumah-tangga-sekolah-perempuan-permata-siaga/

Share this: