


[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, mengajak para lulusan Unpad untuk menjadi manusia yang mampu berpikir kritis, memelihara empati, dan tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus informasi dan kecanggihan digital.
“Hari ini adalah hari yang tidak sekadar menandai akhir dari perjuangan akademik, tetapi awal dari sebuah perjalanan baru, penuh tantangan dan ketidakpastian,” ujar Rektor saat melantik 2.035 wisudawan pada Upacara Wisuda Universitas Padjadjaran Gelombang IV Tahun 2024/2025 yang berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Selasa 5 Agustus 2025. Wisuda akan dilaksanakan hingga Kamis 7 Agustus 2025 mendatang.
Lulusan perguruan tinggi di Indonesia kini tak hanya bersaing di pasar nasional, tetapi juga global. Namun, ujar Rektor, kita perlu menyadari bahwa ijazah atau IPK saja tak cukup. Dunia masa depan menuntut ketangguhan, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan.
“Apakah Anda akan menjadi manusia yang dikendalikan oleh teknologi, atau menjadi manusia yang mengendalikan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dan moralitas? Inilah tantangan generasi Anda,” ujar Rektor.
Rektor memaparkan, di kawasan Asia Tenggara, negara-negara lain bergerak cepat. Vietnam menjadi magnet industri baru. Thailand mempercepat reformasi pendidikannya. Singapura memimpin dalam teknologi finansial dan pendidikan global. Indonesia memiliki keunggulan demografis yang luar biasa yaitu generasi muda.
“Tapi bonus demografi hanyalah potensi. Ia tidak akan berubah menjadi kekuatan tanpa investasi pada pendidikan yang bermutu, kepemimpinan yang berintegritas, dan inovasi yang berkelanjutan. Tugas itu kini berada di pundak Anda,” tegas Rektor.
Selain Rektor, Upacara Wisuda juga diisi dengan sambutan dari Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad yang disampaikan oleh Wakil Ketua MWA Unpad, Prof. Arry Bainus, sambutan dari Ikatan Alumni Unpad yang disampaikan oleh Wakil Ketua Umum IKA Unpad, Dr. Teguh Santosa, serta sambutan dari wakil wisudawan yang disampaikan oleh Farah Rizkya Alessandri.
Apresiasi
Pada kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang mendapat predikat sebagai wisudawan terbaik pada wisuda gelombang ini. Mereka adalah:
1. Wisudawan Terbaik Program Doktor diraih oleh Wahyu Safriansyah, mahasiswa Program Fast Track PMDSU Kemdikbudristek dari Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Memiliki prestasi akademik: Lulus dengan IPK 4,00, memiliki total 24 publikasi, terdiri dari 9 artikel di jurnal Q1, 12 artikel di jurnal Q2, 1 artikel di jurnal Q3, dan 2 artikel di jurnal Q4. Prestasi Non-Akademik: Penerima Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah (PKPI) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk studi ke Osaka University, Jepang, selama 6 bulan. Visiting Researcher di Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia, selama 1 bulan. Serta berbagai prestasi non-akademik lainnya.
2. Wisudawan terbaik Program Magister yang diraih oleh Mohammed Adel Mohammed Al-Faqeeh, dari Program Studi Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, memiliki Prestasi Akademik: lulus dengan IPK 4,00, telah memublikasikan 1 Artikel di Jurnal Scopus Q2;
3. Wisudawan terbaik Program Subspesialis yang diraih oleh Wahyudi Wirawan, dari Program Studi Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, yang memublikasikan 1 Artikel di Q1, 1 artikel di Q2, 1 artikel di Q3, 1 artikel di Sinta 2, 5 artikel di Sinta 3, yang juga merupakan Pelatih Nasional Perinasia.
4. Wisudawan terbaik Program Spesialis yang diraih oleh Chivita Wulandari Febryna, dari Program Studi Penyakit Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi, memiliki 1 Artikel publikasi di Jurnal Sinta 2 dan saat ini menunggu Publish Jurnal Q2. Prestasi Non Akademik: Peringkat 3 Nilai tertinggi SOCA UKOMNAS IPM 2025 dan prestasi non akademik lainnya;
5. Wisudawan terbaik Program Profesi yang diraih oleh Hasna Hashibah, dari Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, yang telah memublikasikan 1 artikel ilmiah di Jurnal Sinta 2 dan 1 Artikel di Jurnal Scopus Q2;
6. Wisudawan terbaik dari Program Sarjana yang diraih oleh Ananda Putri Aulia Mulyadi, dari Program Studi Farmasi; Fakultas Farmasi, yang telah memublikasikan satu artikel di jurnal Sinta 2;
7. Wisudawan terbaik dari Program Sarjana Terapan, diraih oleh Aditya Nur Wahyana, dari Program Studi Manajemen Produksi Media, Fakultas Ilmu Komunikasi, yang telah memublikasikan 1 Artikel di Jurnal Sinta 5, dan memiliki beberapa Prestasi Non Akademik: Juara II Creative Poster Information Repackaging di Olimpiade Vokasi Indonesia 2023, Juara 2 Desain Poster Festival Vokasi Inovokasia UGM 2024 serta prestasi non akademik lainnya.
Apresiasi khusus juga diberikan kepada wisudawan paling senior secara usia, yaitu Lies Indriati, dari Program Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, yang lulus di usia 64 Tahun 7 Bulan 19 Hari, serta wisudawan termuda, yang berasal dari Program Sarjana, yaitu Saudara Dava Adila Syuaib, dari Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, yang lulus di usia 19 Tahun 10 Bulan 23 Hari.*












