Rektor Unpad, “Dosen Wali Bukan Sekadar Pendamping Akademik Mahasiswa”

Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, saat memaparkan materinya di kegiatan Penyegaran Dosen Wali Tahun Akademik 2025/2026 di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Jumat, 8 Agustus 2025. (Foto oleh: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Dosen wali di Universitas Padjadjaran diibaratkan sebagai orang tua bagi mahasiswa selama menempuh studi di kampus, memikul amanah besar tidak hanya dalam bimbingan akademik tetapi juga pembinaan moral. Peran ini dipandang sebagai tanggung jawab mulia yang harus dijalankan dengan sepenuh hati demi membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang lebih baik.

“Menjadi dosen wakil merupakan sebuah amanah, di mana kita harus mempersiapkan mahasiswa menjadi lebih. Jadi, kita harus memperhatikan seberapa jauh tanggung jawab moral kita untuk memastikan bahwa lulusan kita lulus menjadi seperti apa yang diharapkan,” jelas Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita dalam kegiatan Penyegaran Dosen Wali Tahun Akademik 2025/2026 bertajuk “Tumbuh Bersama Mahasiswa: Peran Dosen Wali dalam Membangun Lingkungan Aman dan Mengakselerasi Employability” yang diselenggarakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Jumat, 8 Agustus 2025

Rektor Unpad menegaskan bahwa tanggung jawab para dosen wali tidak sekadar memastikan nilai akademik atau IPK, tetapi juga membentuk karakter, keberanian, keterampilan berpikir kritis, adaptabilitas, dan kemampuan berkolaborasi. Maka dari itu, para dosen wali haru berperan aktif untuk mendorong mahasiswa mengikuti kegiatan kemahasiswaan, program magang, sertifikasi, hingga pelatihan kepemimpinan.

“Dosen wali diimbau untuk melakukan semacam asesmen berkala setiap semester untuk mengecek kondisi mahasiswanya sehingga kita tahu kondisi mahasiswa kita, baik fisik maupun mental, dan dapat segera ditangani jika ada masalah. Pemantauan ini juga mencakup karier, mulai dari bagaimana mereka mengikuti kegiatan, hingga apakah mereka ikut magang,” papar Rektor dalam materinya yang berjudul “Peran Dosen Wali terkait Employability”.

Unpad sendiri telah menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung peran tersebut, seperti program sertifikasi, platform digital, hingga kolaborasi dengan industri dan lembaga keuangan. Rektor berharap, dosen wali dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk menghubungkan potensi mahasiswa dengan peluang yang tersedia, sehingga mereka siap bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kepala Kantor Layanan Kemahasiswaan Unpad, Karolina Lamtiur Dalimunthe, S.Psi., M.Psi., Ph.D., turut menyampaikan materi berjudul “Pendampingan Holistik: Peran Strategis Dosen Wali dalam Perjalanan Mahasiswa”, yang menekankan pentingnya pendampingan menyeluruh bagi pengembangan akademik dan non-akademik mahasiswa. Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unpad, Dr. Ari Jogaiswara Adipurwawidjana, M.A., membawakan materi “Dosen Wali di Garis Depan Keselamatan Mahasiswa” yang menyoroti peran dosen wali sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Akademik Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, S.Si., Apt., M.Si., dan Direktur Kemahasiswaan Unpad Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran strategis dosen wali sebagai pendamping utama mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam pengembangan karakter, keterampilan, dan keselamatan di lingkungan kampus. Sinergi antara pembinaan moral, peningkatan soft skill, dan pemanfaatan fasilitas yang tersedia diyakini mampu menghasilkan lulusan Unpad yang berintegritas, kompeten, serta siap bersaing di dunia kerja dan berkontribusi positif bagi masyarakat.*

Share this: