[Kanal Media Unpad] Kantor Urusan Internasional Universitas Padjadjaran menyelenggarakan program International Summer Course 2025, yang diikuti oleh kurang lebih 90 peserta dari sedikitnya delapan negara. Pembukaan program dilaksanakan di Ruang Auditorium Pascasarjana, Fakultas Ilmu Komunikasi, Kampus Unpad Jatinangor, pada Senin, 4 Agustus 2025. Program internasional yang akan berlangsung hingga 13 Agustus mendatang, menghadirkan berbagai sesi akademik dan kebudayaan yang dirancang untuk memperluas wawasan global peserta.
“Bagi Unpad, program ini merupakan salah satu upaya optimalisasi strategi internasionalisasi. Sementara bagi peserta, baik WNA maupun WNI, program ini adalah wadah untuk bisa terlibat dan menikmati perjalanan pendidikan jangka pendek,” papar Kepala Kantor Urusan Internasional Unpad, Anggia Utami Dewi, S.IP., M.IS., Ph.D.
Program ini melibatkan 14 fakultas di lingkungan Unpad yang secara kolaboratif menyelenggarakan berbagai kursus terpisah sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Setiap fakultas menawarkan tema dan pendekatan pembelajaran yang beragam, namun tetap terintegrasi dalam satu payung program untuk menciptakan pengalaman belajar lintas disiplin dan budaya bagi peserta dari berbagai negara.
“Tahun ini, kami ingin memberikan pendekatan yang lebih terintegrasi dalam program ini, di mana para peserta dapat berinteraksi dengan peserta lain dari berbagai program secara bersamaan. Ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para peserta,” jelas Anggia dalam sambutannya.
Dalam kesempatan ini, hadir Kazuya Tomiyama dari Kitami Institute of Technology Jepang dan Kim Sophors dari National University of Management Kamboja.
International Summer Course 2025 menunjukkan komitmen Unpad dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus memperkaya pengalaman lintas budaya bagi seluruh peserta. Unpad tidak hanya memperluas akses terhadap pendidikan global, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi akademik yang inklusif dan berkelanjutan.*






