BIG Unpad Tutup Rangkaian Inkubasi Bisnis bagi Inventor Unpad dengan Kegiatan Business Pitching

Pelaksanaan Business Pitching Session sebagai penutup rangkaian kegiatan Inkubasi Bisnis bagi Inventor Unpad Tahun 2025 dilaksanakan di Gedung Kawasan Sains dan Teknologi (KST), Kampus Unpad Jatinangos, Selasa, 21 Oktober 2025. (Foto oleh: BIG Unpad)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Badan Inkubator Bisnis (BIG Unpad) menutup rangkaian kegiatan Inkubasi Bisnis bagi Inventor Unpad Tahun 2025 dengan penyelenggaraan Business Pitching Session bertajuk “Innovate to Impact: From Research to Real Business” di Gedung Kawasan Sains dan Teknologi (KST), Kampus Unpad Jatinangos, Selasa, 21 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi puncak dari proses pembinaan dan penguatan kapasitas bisnis bagi para dosen peneliti dan tim inventor Unpad yang telah mengikuti program inkubasi sebelumnya. Melalui sesi pitching ini, para peserta berkesempatan untuk mempresentasikan ide bisnis, produk inovatif, serta rencana pengembangan mereka di hadapan para juri yang berasal dari kalangan investor, praktisi bisnis, dan akademisi.

Pada kesempatan ini, sebanyak 10 tim inventor penerima Hibah Hilirisasi Inovasi Unpad (HHIU) terpilih tampil membawakan presentasi berdurasi 15 menit yang mencakup tujuh menit penyampaian materi dan delapan menit sesi tanya jawab. Para peserta dinilai berdasarkan tujuh aspek utama, yaitu problem & solution fit, business model & market potential, value proposition & differentiation, financial feasibility, team & execution plan, presentation & communication skill, serta investor attractiveness.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa panel juri, antara lain adalah Nur Islami Javad dari invest.id, Eunike Kartika Salduna dari Algatek Karbon Nusantara, Dwi Setiaji dari ALK Group, Preciosa Alnashava Janitra dari Communication Coach & Academician Unpad, dan Nina Kaniawati dari PT Sarana Jabar Ventura. Para peserta dinilai dari aspek model bisnis, potensi pasar, keunikan inovasi, serta daya tarik investasi.

Kegiatan ini menjadi sarana kolaborasi antara inventor dan investor untuk menjajaki potensi kerja sama lebih lanjut. Para juri memberikan umpan balik strategis untuk memperkuat model bisnis dan keberlanjutan inovasi yang dipresentasikan. Setelah sesi pitching, para inventor mendapatkan evaluasi, saran pengembangan, serta peluang untuk menjalin kolaborasi dengan mitra industri dan investor.

Kepala Kantor Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Unpad, Dr. Eng. Uji Pratomo, M.Si., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi titik awal lahirnya wirausaha riset baru di Unpad. Uji berharap melalui kegiatan ini dapat melahirkan start-up baru dari Unpad yang dapat memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan Unpad.

“Semoga melalui kegiatan ini akan muncul start-up baru dari Unpad yang dapat memperkuat ekosistem inovasi di Universitas Padjadjaran,” ujar Uji.

Sementara itu, Kepala Kantor Hilirisasi dan Kemitraan Industri, Dr. Hesty Nurul Utami, SP., MM., Ph.D., berharap semakin banyak inventor Unpad yang memperoleh dukungan hilirisasi di masa mendatang.

“Kami berharap lebih banyak inventor Unpad yang mendapat hibah hilirisasi sehingga inovasi-inovasi Unpad dapat hadir lebih luas di pasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat,” jelas Hesty.

Business Pitching “Innovate to Impact” ini menjadi momentum penting dalam mempertemukan inovasi akademik dengan dunia industri dan investasi. Melalui kegiatan ini, BIG Unpad berharap dapat memperkuat peran Unpad dalam mendorong transformasi hasil riset menjadi produk inovatif dan berdaya saing tinggi.* (Rilis oleh: BIG Unpad)

Share this: