


[Kanal Media Unpad] Senat Akademik Universitas Padjadjaran menerima kunjungan dari Senat Akademik Universitas Sam Ratulangi, Manado di Ruang Rapat Bersama Livin, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Rabu, 15 Oktober 2025. Kunjungan ini diselenggarakan dalam rangka bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus mempelajari pengalaman Unpad sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).
Pada kesempatan ini, dari pihak Unpad hadir Ketua Senat Akademik Unpad Prof. Yoni Syukriani, Sekretaris Senat Akademik Unpad Prof. Sriwidodo, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, serta sejumlah anggota Komisi III Senat Akademik Unpad.
Sementara itu, dari Universitas Sam Ratulangi dipimpin oleh Sekretaris Senat Prof. J. Ronald Mawuntu, didampingi Ketua Komisi III Senat Akademik Prof. S. L. H. V. Joyce Lapian, serta anggota Komisi III Senat Akademik Universitas Sam Ratulangi.
Dalam sambutannya, Prof. Yoni menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan menekankan pentingnya pertukaran gagasan antar Senat Akademik perguruan tinggi dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi, khususnya bagi PTNBH. Prof. Yoni menjelaskan bahwa kolaborasi dan saling berbagi pengalaman ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran senat akademik sebagai penjamin mutu dan pengarah kebijakan akademik.
“Forum seperti ini menjadi sarana untuk saling belajar mengenai peran senat akademik dalam menjaga mutu akademik dan mendukung pengembangan universitas secara berkelanjutan,” ujar Prof. Yoni.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah memaparkan materi mengenai “Penguatan Kemandirian Unpad melalui Sinergi Riset, Inovasi, dan Kemitraan”. Prof. Rizky menjelaskan berbagai strategi Unpad dalam mengoptimalkan potensi riset dan inovasi untuk mendukung kemandirian universitas sebagai PTNBH.
Pertemuan diisi dengan sesi diskusi mengenai peran senat akademik dalam struktur PTNBH, mekanisme pertimbangan kebijakan akademik, serta sinergi antara senat dan pimpinan universitas dalam menjaga keseimbangan antara otonomi dan akuntabilitas. Melalui pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dalam bidang akademik, penelitian, dan penguatan tata kelola universitas.*






