Sekolah Perempuan Permata Siaga Gelar Berbagai Pelatihan Siaga Darurat untuk Warga Dusun Mekarasih Jatinangor

Salah satu tema keterampilan siaga darurat, Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, yang diselenggarakan oleh Sekolah Perempuan Permata Siaga mengundang narasumber dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, di Dusun Mekarasih, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Sabtu 6 September 2025. (Foto oleh: Padjadjaran Nursing Corps)*

[Kanal Media Unpad] Sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, Sekolah Perempuan Permata Siaga yang diinisasi oleh Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Padjadjaran Nursing Corps Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menyelenggarakan berbagai pelatihan mengenai keterampilan siaga darurat kepada para perempuan di Dusun Mekarasih, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor pada rentang Agustus-Oktober 2025.

Pada rentang September-Oktober ini, peserta mendapatkan berbagai tema pelatihan, seperti keterampilan pencegahan dan penanggulangan kebakaran, pertolongan pertama kegawatdaruratan di rumah tangga, pelatihan CPR, hingga pelatihan menghadapi situasi darurat di rumah yang dikemas melalui beberapa pertemuan.

Dalam sesi materi “Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran” yang menghadirkan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, peserta diperkenalkan pada segitiga api, yaitu bahan bakar, oksigen, dan sumber panas yang akan menimbulkan kebakaran, serta jenis-jenis kebakaran dan cara pemadaman yang tepat sesuai sumbernya. Peserta juga diajak melihat langsung simulasi penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta praktik darurat menggunakan handuk basah untuk memadamkan api kecil di dapur.

Sebagai pelengkap, tim juga menyampaikan tentang penanganan luka bakar sebagai cedera paling sering terjadi ketika kebakaran maupun aktivitas dapur. Melalui praktik ini, peserta tidak hanya memahami teori pencegahan kebakaran, tetapi juga dibekali keterampilan pertolongan pertama luka bakar yang relevan dengan kondisi di rumah.

Pertemuan selanjutnya menghadirkan narasumber Dr. Etika Emaliyawati, S.Kep., Ners., M.Kep. yang menyampaikan materi mengenai Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan di Rumah Tangga, yang mencakup pertolongan pertama pada kejang demam anak hingga langkah pertolongan pertama agar anak terhindar dari risiko yang lebih berat. Peserta juga belajar mengenali kondisi sakit yang harus segera dibawa ke IGD, seperti sesak napas berat, kejang berulang, perdarahan tak berhenti, hingga luka bakar serius yang diharapkan membuat keluarga lebih tanggap dalam mengambil keputusan darurat.

Peserta juga dikenalkan pada konsep dasar Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan teknik Hands-Only CPR, yaitu memberikan kompresi dada tanpa napas buatan yang terbukti efektif dan aman bagi penolong awam. Materi yang disampaikan oleh Dr. Aan Nur’aeni, S.Kp., M.Kep., tersebut menekankan aspek keselamatan penolong, cara meminta persetujuan sebelum melakukan tindakan, serta tanda-tanda kembalinya sirkulasi spontan (Return of Spontaneous Circulation/ROSC). Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi penolong pertama bagi keluarga maupun lingkungan sekitar jika terjadi henti jantung mendadak.

Sementara itu, pelatihan menghadapi situasi darurat di rumah memberikan materi cara menghubungi nomor darurat, pembuatan Emergency Bag atau Mini Medical Kit, serta penyusunan rencana evakuasi keluarga. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, terutama dalam pemahaman isi emergency bag dan langkah evakuasi keluarga. Dengan kegiatan ini, diharapkan perempuan Desa Hegarmanah siap menjadi penolong pertama bagi keluarga saat terjadi bencana. Pengetahuan ini juga diharapkan menyebar lebih luas melalui peran mereka sebagai agen edukasi di lingkungannya.

Program ini mendukung pencapaian SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), DAN memperkuat peran perempuan SDG 5 (Kesetaraan Gender) dalam menjaga ketangguhan komunitas terhadap risiko bencana, serta memperkuat peran perempuan sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan rumah tangga.* (Rilis oleh: Padjadjaran Nursing Corps)

Share this: