[Kanal Media Unpad] IAAS Local Committee (IAAS LC) Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan International Competition and Conference on Multidisciplinary Research and Opportunities (ICOMPRO) 2025, di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Kamis, 31 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi ajang internasional bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi riset multidisiplin sekaligus memperluas jejaring akademik lintas negara.
ICOMPRO merupakan ajang tahunan berskala internasional yang bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, memperluas jejaring akademik lintas negara, sekaligus mendorong kolaborasi riset multidisiplin di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari kompetisi scientific paper tingkat nasional dan internasional, poster competition, field trip, parallel session, hingga international conference yang melibatkan pembicara dari berbagai negara.
Agenda utama ICOMPRO tahun ini adalah International Conference yang mengangkat tema besar mengenai isu-isu global seperti climate change, food security, dan socio-economic agriculture. Sejumlah narasumber dari Malaysia, Filipina, India, dan Indonesia hadir memaparkan gagasan dan hasil riset terkini terkait pertanian berkelanjutan dan tantangan perubahan iklim.
Dalam sesi pemaparan, Dr. Nadia Razali dari Universiti Kuala Lumpur, Malaysia, menyoroti pentingnya dekarbonisasi sektor pertanian sebagai langkah strategis menghadapi perubahan iklim global. Pendekatan tersebut dilakukan melalui penerapan pertanian cerdas iklim, teknologi digital, dan praktik regeneratif untuk menjaga produktivitas sekaligus keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, Dr. Shantosa Yudha Siswanto (Unpad), Dr. James S. Lasquites (University of Southeastern Philippines), dan Dr. Sandeep Singh (Punjab Agricultural University) turut membagikan inovasi di bidang konservasi lahan, pertanian presisi berbasis drone, dan pengendalian hama terpadu dengan teknologi gene silencing.
Pada sesi paralel, peserta dari berbagai negara mempresentasikan karya ilmiahnya secara daring dan berdiskusi interaktif. Tiga peserta asal India turut berbagi pandangan terkait strategi adaptasi terhadap perubahan global, memberikan perspektif yang memperkaya diskusi lintas disiplin.
“Kami berharap ICOMPRO tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga mampu memperkuat branding agar semakin banyak mahasiswa internasional tertarik bergabung,” ujar Galih, perwakilan panitia ICOMPRO 2025.
Dalam ajang ini, mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Unpad turut meraih sejumlah prestasi. Mazetto Faiq Aqillah dan Muhammad Fauzan Arsa (angkatan 2023) meraih Juara 2 Scientific Paper Competition, sedangkan Al Nabiel Reyhan (angkatan 2022) berhasil menjadi Juara 1 Scientific Poster Competition.
Penyelenggaraan ICOMPRO 2025 menjadi bukti komitmen Unpad dalam mendukung pengembangan kompetensi global dan kolaborasi riset internasional di kalangan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, Unpad terus memperkuat perannya sebagai universitas berkelas dunia yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan dampak nyata bagi masyarakat global.* (Rilis oleh: Humas Faperta Unpad)



