


[Kanal Media Unpad] Dengan tingkat kelulusan 50 persen ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang berlangsung pada 23-27 November 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar, Universitas Padjadjaran memastikan enam timnya siap berkompetisi. Seluruh peserta telah melalui pembinaan intensif untuk mematangkan kesiapan para peserta.
“Salah satu penguatan khusus adalah latihan presentasi berulang kali dengan pertanyaan-pertanyaan yang menstimulasi agar peserta bisa beradaptasi ketika presentasi. Kemudian pelatihan teknik presentasi, membuat tayangan (PPT) yang baik dan mudah dipahami, serta desain poster yang menarik dan efektif,” jelas Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad pada Selasa, 25 November 2025.
Inu menyampaikan bahwa seluruh proses pembinaan telah diberikan secara optimal. Selain pendampingan akademik dan persiapan teknis, universitas juga mengajukan permohonan kepada fakultas untuk membebaskan para peserta dari kewajiban akademik selama sepuluh hari menjelang Pimnas agar mereka dapat fokus menyelesaikan persyaratan administratif dan mengikuti rangkaian pelatihan. Dengan persiapan tersebut, Inu berharap para peserta mampu menampilkan hasil kerja keras mereka melalui performa terbaik saat presentasi.
Sebelum para peserta berangkat menuju lokasi kompetisi, Inu memberikan arahan kepada mahasiswa yang akan berkompetisi. Ia mengingatkan agar mereka memanfaatkan seluruh persiapan yang telah dijalani dan tetap fokus saat memasuki hari pertama penilaian.
“Untuk teman-teman sebetulnya perjuangan sudah sangat panjang, pengalaman yang tidak bisa dirasakan oleh semua mahasiswa,” kata Inu.
Kepada para peserta Pimnas 38, Inu menyampaikan bahwa Pimnas merupakan ajang lomba penalaran yang mendorong mahasiswa mengangkat tema yang selaras dengan bidang ilmu masing-masing. Meskipun berasal dari program studi yang berbeda, namun substansi topik yang diusung para peserta saling beririsan dan menunjukkan kedalaman analisis lintas disiplin.
Oleh karena itu, Inu berharap keikutsertaan mereka dalam Pimnas dapat menjadi pengalaman berharga untuk berkolaborasi, mengembangkan inovasi, serta menghasilkan gagasan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah pengalaman yang saya yakin akan memberikan hikmah dan pengalaman yang sangat akan bermanfaat untuk mereka nantinya beraktivitas di kampus ataupun di dunia kerja,” pungkas Inu.*



