


[Kanal Media Unpad] Enam tim Universitas Padjadjaran yang berpartisipasi pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 telah menuntaskan penilaian pameran poster dan presentasi yang berlangsung di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 25–26 November 2025. Tahapan ini menjadi penentu bagi capaian akhir para peserta dalam kompetisi ilmiah mahasiswa terbesar di Indonesia tersebut.
“Apa pun itu hasilnya, terimalah itu sebagai hasil yang terbaik karena yang terbaik itu adalah upaya yang sudah kalian lakukan. Lihatlah proses ini sebagai proses yang mendewasakan dan mengembangkan pola pikir, dan ini akan bermanfaat untuk kalian ketika kalian nanti lulus,” ujar Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D.
Dalam arahannya, Inu menyampaikan bahwa setelah seluruh upaya terbaik dilakukan, hal terpenting yang dapat dilakukan para peserta adalah berdoa. Inu mengatakan bahwa apa pun hasil yang diperoleh nantinya harus diterima dengan lapang dada, karena peserta telah berusaha maksimal selama persiapan hingga penyelenggaraan Pimnas 38.
Selain keenam tim yang bertanding di ajang utama Pimnas, Unpad juga mengirimkan satu perwakilan pada Lomba Karya Tulis Ilmiah yang menjadi bagian dari rangkaian Side Fest Pimnas 38. Azzahra Lify, mahasiswa Program Studi Manajemen Komunikasi angkatan 2025, hadir mewakili Unpad dengan menyajikan karya tulis ilmiah berjudul “AI dalam Perkuliahan” Meningkatkan Efektivitas Informasi namun Melemahkan Komunikasi Mahasiswa dan Dosen”.
Sementara salah satu dosen pendamping tim Pimnas Unpad, Prof. Iyan Sopyan, menilai bahwa kompetisi tahun ini menghadirkan banyak tantangan, khususnya terkait kebaruan gagasan dan relevansi tema riset terhadap isu-isu masa depan. Menurut Prof. Iyan, hal ini menjadi kunci dalam meningkatkan peluang tim untuk meraih hasil terbaik di kompetisi.
“Selain kuat secara konsep, produk riset juga harus jelas bentuk dan penerapannya sehingga dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Saya melihat seluruh tim sudah menunjukkan riset yang baik, dan apa pun hasilnya nanti akan menjadi pembelajaran untuk memperkuat langkah kita pada kompetisi berikutnya,” jelas Prof. Iyan.
Salah satu ketua tim Pimnas Unpad, Nurul Aulia Dwi Saputri, menyampaikan bahwa pelaksanaan penilaian di Pimnas 38 berlangsung dengan aturan yang cukup ketat, baik saat sesi presentasi maupun pameran poster. Setelah melalui proses latihan intensif bersama tim dan pembimbing di Unpad, Aulia mengaku merasa lebih siap menghadapi sesi presentasi di hadapan dewan juri.
“Latihan intensif membuat persiapan kami terkelola dengan sangat baik. Karena sering melakukan latihan presentasi, kami mendapat banyak masukan selama latihan sehingga tidak terlalu gugup ketika presentasi. Presentasi totalnya 30 menit, dengan 5 menit persiapan, 10 menit presentasi, 15 menit tanya jawab,” papar Aulia.
Kegiatan Pimnas 38 masih akan berlanjut hingga penutupan dan penganugerahan pada Kamis, 27 November 2025. Melalui proses yang sudah ditempuh oleh para peserta, hasil yang akan diperoleh diharapkan menjadi capaian terbaik sekaligus pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kapasitas riset dan inovasi di masa mendatang.*









