Pimnas ke-38 di Unhas Resmi Dibuka, Diikuti 167 Perguruan Tinggi di Indonesia

Suasana opening ceremony Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 di Gedung Baruga Andi Pangerang Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Senin 24 November 2025. (Foto oleh: Jalasenastri Saprala)*

[Kanal Media Unpad] Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 resmi dibuka di Gedung Baruga Andi Pangerang Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Senin (24/11). Mengusung tema “Transformasi Mahasiswa Indonesia Menjadi Generasi yang Unggul, Inovatif, Kolaboratif, Berkarakter, dan Berdampak,” ajang ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berkompetisi dan berkolaborasi. Tahun ini, sebanyak 2.687 partisipan dari 417 tim mewakili 167 perguruan tinggi berpartisipasi dalam Pimnas 38, menjadikannya penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak hingga saat ini.

“Pimnas bukan sekadar kompetisi, ini adalah laboratorium gagasan, tempat kreativitas bertemu dengan keberanian dan ilmu pengetahuan berubah menjadi solusi. Mahasiswa bukan sekadar peserta belajar, melainkan aktor transformasi,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., yang hadir secara daring.

Prof. Brian menyampaikan bahwa para mahasiswa yang hadir merupakan wajah masa depan Indonesia. Ia menegaskan bahwa karya-karya yang dihasilkan para peserta menunjukkan kemampuan generasi muda tidak hanya untuk bersaing, tetapi juga untuk mencipta, memecahkan masalah, serta menghadirkan inovasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan industri.

Pimnas ke-38 dibuka oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., bersama Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) RI, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T,, disaksikan jajaran pimpinan Unhas, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, serta para rektor dari berbagai perguruan tinggi yang hadir. Hadir pula Ketua Panitia Pimnas ke-38 sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof. drg. Muhammad Ruslin., M.Kes., Ph.D. Sp.BM(K).

Sementara Direktur Belmawa Ditjen Dikti RI, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk mengikuti Pimnas ke-38, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas, kemampuan riset, dan daya saing generasi muda.

“Mengapa ada kompetisi bagi mahasiswa? Kompetisi bagi mahasiswa adalah sebuah kegiatan positif yang perlu didukung oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Di Pimnas, mahasiswa diuji oleh saingan yang luar biasa,” ujar Beny dalam sambutannya.

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin, menyampaikan bahwa momentum pembukaan Pimnas ke-38 merupakan momen nasional yang penting. Prof. Jamaluddin menegaskan bahwa Pimnas adalah bagian dari ekosistem riset yang mendorong lahirnya gagasan dan inovasi baru, sekaligus menjadi cara bagi mahasiswa untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.

“Ini (Pimnas) adalah dalam rangka menumbuhkan budaya riset. Kita melatih inovasi, berpikir kritis, dan kepekaan dalam membaca persoalan masyarakat,” ujar Prof. Jamaluddin.

Lebih lanjut, Kepala Pusat Pengembangan Kreativitas, Minat, dan Bakat Mahasiswa Unpad, Dr. Mohamad Nurzaman, M.Si, menyampaikan bahwa Unpad telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan para mahasiswa dapat tampil optimal pada Pimnas 38. Persiapan tersebut mencakup pembinaan intensif, pendampingan teknis, serta penguatan presentasi dan substansi karya.

“Unpad sangat berharap dan optimis bisa mendapatkan hasil terbaik pada Pimnas 38 ini, dikarenakan kami sudah berusaha mempersiapkan dengan optimal terkait persiapannya,” ujar Nurzaman dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad.

Pimnas 38 berlangsung pada 23-27 November 2025 di Unhas, Makassar. Dengan dimulainya rangkaian Pimnas 38, seluruh peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus memperluas jejaring dan pengalaman akademik. Melalui ajang ini, Unpad menegaskan dukungannya terhadap upaya pengembangan inovasi dan daya saing generasi muda sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi bagi kemajuan bangsa.*

Share this: