Menteri PPN / Bappenas dan Rektor Unpad Resmikan Gedung Pusat Riset Ubi Jalar

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., dan Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menandatangani prasasti saat meresmikan Gedung Pusat Riset Ubi Jalar atau PRAISE (Padjadjaran Center for Sweet Potato Research & Innovation Excellence) di Kebun Percobaan Ciparanje Unpad Kampus Jatinangor pada Selasa, 13 Januari 2026. (Foto oleh: Jalasenastri Saprala)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama Kementerian PPN/Kepala Bappenas meresmikan Gedung Pusat Riset Ubi Jalar atau PRAISE (Padjadjaran Center for Sweet Potato Research & Innovation Excellence) di Kebun Percobaan Ciparanje Unpad Kampus Jatinangor pada 13 Januari 2026.

Peresmian tersebut ditandai dengan Penandatangan Berita Acara Serah Terima Gedung oleh Presiden Komisaris PT Triputra Utama Selaras yang juga alumni Unpad, Ellyus Achiruddin bersama Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Widya Setiabudi Sumadinata, serta Penandatanganan Prasasti Peresmian Gedung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., dan Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita. Agenda ini juga dihadiri oleh Representatif FAO (Food and Agriculture Organization) untuk Indonesia, Rajendra Aryal.

Dalam sambutannya, Prof. Rachmat Pambudy menyampaikan mengenai pentingnya inisiatif swasembada pangan nasional melalui diversifikasi sumber biodiversitas karbohidrat Indonesia yang sangat beragam. Inisiatif tersebut dapat dilaksanakan dengan swasembada ubi jalar yang potensial. Oleh karena itu, pada kesempatan ini Kementrian PPN/Bappenas mengajak Unpad untuk merealisasikan ide tersebut melalui peresmian Gedung PRAISE.

”Ini bukan sekedar dua bangunan, bukan sekedar ubi jalar yang kita kembangkan, tapi ini simbol bagi kebangkitan Indonesia melalui Universitas Padjadjaran” tegas Prof. Rachmat.

Prof. Rachmat juga berharap ke depannya gedung pusat riset ini dapat menjadi pilar awal Unpad untuk menjadi pusat pengembangan ubi jalar di seluruh dunia. Prof. Rachmat ingin gedung PRAISE dapat bersanding dengan CIP – International Potato Center yang terdapat di Peru.

“Nanti ke depan, Universitas Padjadjaran menjadi pusat pengembangan ubi jalar di seluruh dunia. Kita akan melengkapi dan berdampingan dengan International Potato Center yang ada di Peru,” harap Menteri PPN.

Sementara itu, Rektor Unpad dalam sambutannya menjelaskan bahwa Unpad merasa sangat terhormat untuk berkontribusi menjadi pusat pengembangan kentang nasional, bahkan internasional yang ke depannya dapat diperbesar untuk memfasilitasi kebutuhan riset pangan yang semakin besar.

”Unpad tentu sangat berbangga hati apabila dapat berkontribusi tidak hanya sebagai national potato center, sweet potato center, tapi juga sebagai international potato center,” ujar Prof. Arief.

Lebih lanjut, Representatif FAO di Indonesia Rajendra Aryal mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Kementrian PPN/Bappenas dan Universitas Padjadjaran melalui pembangunan Gedung PRAISE. Rajendra sekaligus mengajak untuk mengenalkan biodiversitas pangan Indonesia, khususnya ubi jalar kepada masyarakat global. 

”Kami merasa sangat gembira bisa menjadi bagian dari pengembangan pusat riset ini dan tentu menjadi bagian dalam integrasi di dalamnya. Sumber pangan lokal sangatlah penting, bukan hanya karena untuk memenuhi kebutuhan pangan yang lebih beragam dan bergizi, tetapi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitar,” ujar Rajendra.

Turut hadir dalam peresmian Gedung PRAISE ini antara lain adalah Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama (Sesma) Bappenas, Teny Widuriyanti, SE, MA, Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldilla, SH., M.Kn, serta segenap jajaran pimpinan di lingkungan Unpad. 

Melalui peresmian Gedung PRAISE, Unpad diharapkan dapat berkontribusi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional melalui ubi jalar sebagai bahan pangan strategis maupun komoditas unggulan. Selain itu, Gedung PRAISE ke depannya dapat berfungsi sebagai pusat pengembangan umbi – umbian di tingkat nasional maupun internasional.* (Reporter: Muhammad Fadhlurrahman Khoolish).

Share this: