[Kanal Media Unpad] Mahasiswa Prodi Keperawatan PSDKU Universitas Padjadjaran di Pangandaran melakukan edukasi kesehatan mengenai dampak dari perundungan, termasuk perundungan siber (cyber bullying) kepada pelajar DTA Nurul Haq, Desa Selasari, Pangandaran, Sabtu (17/12/2022) lalu.
Pendidikan kesehatan ini merupakan rangkaian acara dari tugas mata kuliah Keperawatan Jiwa bagi mahasiswa Prodi Keperawatan angkatan 2020. Kegiatan tersebut didasari pada kejadian-kejadian perundungan pada anak-anak masih terus terjadi.
Salah satu faktor penyebab terjadinya perundungan adalah ketidaktahuan mereka tentang bahaya yang ditimbulkannya. Dengan pendidikan kesehatan ini diharapkan kasus perundungan termasuk perundungan siber pada anak-anak dapat berkurang bahkan tidak ada lagi.
Dalam pendidikan kesehatan ini, mahasiswa menyampaikan tentang penjelasan apa itu perundungan dan perundungan siber, contoh kecil sikap perundungan, pemicu terjadinya hal tersebut, cara pemanfaatan media sosial dengan baik, serta dampak negatif dari perundungan dan perundungan siber.
Materi ini disampaikan oleh Dosen Koordinator Mata Kuliah Keperawatan Jiwa Kurniawan, S.Kep.Ners., M.Kep., Sp. Kep.J.
Selain itu, mahasiswa juga membangun emosi positif anak-anak DTA Nurul Haq dengan bermain bersama, bernyanyi bersama, serta memberikan semangat kepada anak-anak.
Sebelum acara berakhir diadakan evaluasi berupa sesi tanya jawab kepada anak-anak untuk mengetahui sejauh mana anak-anak memahami pendidikan kesehatan ini. (rilis)*
