Dosen PSDKU Unpad Beri Edukasi Pengolahan Tepung Ikan untuk Optimalkan Gizi Keluarga

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat di Desa Karangjaladri, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (2/12/2023).*

[Kanal Media Unpad] Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi balita, Tim PPM yang diketuai oleh Aulia Andhikawati, S.Pi., M.Si dengan anggota Pringgo Kusuma DNYP, S.Pi., M.Si, dan Endah Yuniarti, S.Pi., M.Si melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari tepung ikan berbasis bahan lokal di Desa Karangjaladri, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (2/12/2023).

Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan melalui hibah PPM PSDKU Unpad Pangandaran Tahun 2023. Program ini bertujuan untuk memperkuat nutrisi yang dikonsumsi oleh balita di desa tersebut melalui fortifikasi, sehingga memastikan ketersediaan dan aksesibilitas gizi seimbang bagi tumbuh kembang balita.

Sebelumnya, Tim PPM melakukan penelitian dan pengembangan untuk menemukan formulasi pembuatan tepung ikan dan brownies ikan tenggiri yang sesuai dengan kebutuhan gizi balita. Brownies dibuat dengan bahan tepung ikan tenggiri yang memiliki kaya nutrisi seperti protein, kalsium, asam lemak omega-3, dan berbagai vitamin dan mineral penting.

Sosialisasi dan pelatihan pembuatan brownies ikan tenggiri ini dilaksanakan di Aula Desa Karangjaladri, dengan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari para ibu balita, ibu hamil, dan kader-kader posyandu di Desa Karangjaladri.

Kegiatan ini terdiri dari pematerian terkait optimalisasi gizi balita melalui fortifikasi produk perikanan yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya-jawab. Acara dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan brownies berbahan dasar tepung ikan tenggiri oleh tim PPM.

Kreasi brownies ikan sehat ini akan diproduksi oleh setiap posyandu di Desa Karangjaladri sebagai menu PMT dengan dibekali tepung premix brownies ikan yang telah diproduksi oleh tim PPM. Selain itu, tim juga menyerahkan hibah alat berupa chopper untuk pembuatan tepung ikan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias dalam menerima materi dan pelatihan yang dilaksanakan oleh tim PPM. Evaluasi lisan yang dilakukan selama kegiatan edukasi berlangsung juga mendapatkan respon positif dari para peserta.

Diharapkan, melalui pengetahuan dan keterampilan baru ini, para ibu di Desa Karangjaladri bisa menjadi agen perubahan dalam memastikan gizi yang optimal dengan memasak dan menyajikan makanan bergizi yang menyenangkan bagi anak-anak.

Selain itu, diharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan sebaik mungkin kekayaan hasil laut di desa sekitar dalam meningkatkan kualitas gizi makanan keluarga. (rilis)*

Share this: