[Kanal Media Unpad] Keluarga besar Universitas Padjadjaran kembali berduka. Salah seorang putra terbaiknya, Prof. Dr. Muljadji Agma meninggal dunia pada usia 83 tahun, Selasa (16/1/2024) pukul 23.35 WIB.
Prof. Muljadji Agma merupakan Guru Besar purnabakti pada Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unpad. Lahir di Bandung, 12 April 1940, almarhum menyelesaikan studi Sarjana di Jurusan Kimia Unpad pada 1977 serta studi Doktor pada Program Kimia Analitik, The University of New South Wales, Australia, pada 1989.
Almarhum Prof. Muljadji Agma telah mengabdi di Unpad sebagai dosen sejak 1960, atau dua tahun setelah jurusan Kimia FMIPA Unpad berdiri. Karier dosen Prof. Muljadji kemudian berhasil mencapai pangkat Guru Besar pada 2004 sebagai pakar pada bidang Kimia Analitik.
Meski sudah purnabakti di Unpad, almarhum hingga akhir hayatnya masih aktif sebagai dosen luar biasa di jurusan Kimia pada Fakultas Sains dan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani, dan mengampu mata kuliah Kimia Analitik dan Kimia Forensik.
Kepakarannya di bidang kimia analitik telah banyak menghasilkan sejumlah riset dan publikasi. Almarhum juga kerap membimbing mahasiswa program Sarjana hingga Doktor. Selain itu, almarhum Prof. Muljadji Agma juga dipercaya sebagai mitra bestari atau penelaah substansi naskah jurnal pada Jurnal Kimia Terapan Indonesia.
Prof. Muljadji Agma dilepas secara resmi oleh sivitas akademika Unpad dan kerabat di Masjid Al-Multazamm Cigadung, Kota Bandung, Rabu (17/1/2024) sebelum dimakamkan di TPU Cikutra, Kota Bandung. Almarhum dilepas secara resmi oleh Ketua Senat Akademik Unpad Prof. Ganjar Kurnia.*
