Kolaborasi Faperta Unpad Gelar Summer Course, Hadirkan 49 Peserta dari 11 Negara

Faperta Unpad menjadi tuan rumah pelaksanaan “International Summer Course Unpad (ISCU) 2024” bertajuk “Smart Farming Towards Sustainable Agricultural Production: An Interdisciplinary Approach to Improved Agricultural Production” kolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor, Telkom University, dan Wageningen University and Research, Belanda, 15-19 Juli 2024.*

[Kanal Media Unpad] Fakutas Pertanian Universitas Padjadjaran berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor, Telkom University, dan Wageningen University and Research, Belanda, menggelar kegiatan “International Summer Course Unpad (ISCU) 2024” bertajuk “Smart Farming Towards Sustainable Agricultural Production: An Interdisciplinary Approach to Improved Agricultural Production”.

Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Senin (15/7/2024), serta dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Henk Hogeveen dari Wageningen University and Research dan Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni IPB Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnaen Siregar, M.For.Sc.

Kegiatan summer course tersebut diselenggarakan secara hybrid dari kampus Unpad, Jatinangor pada 15-19 Juli 2024 dan diikuti oleh sebanyak 49 peserta dari 26 perguruan tinggi dari 11 negara, yaitu Indonesia, Ghana, Vietnam, Uganda, Malaysia, Tanzania, Chili, Kamerun, Aljazair, Filipina, dan Tunisia.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Pembelajaran Kemahasiswaan dan Riset Faperta Unpad Dr. Ahmad Choibar Tridakusumah Sp., Mp., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin hingga kegiatan ini dapat diselenggarakan.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan terbatasnya lahan pertanian merupakan tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan produksi pertanian, khususnya di Indonesia. Oleh karena itu, tema pada ISCU 2024 ini menjadi sangat penting karena sudah saatnya pertanian beralih pada smart agriculture technology sebagai alternatif dalam mengatasi permasalahan tersebut.

“Sudah saatnya kita beralih ke smart agriculture technology sebagai salah satu dalam mengatasi permasalahan tersebut. Smart agriculture technology memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh teknologi pertanian saat ini. Oleh karena itu, program summer course ini sangatlah penting,” ujar Ahmad.

Dr. Zumi Saidah, SP., M.Si., sebagai ketua pelaksana dalam kegiatan ini mengatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan summer course ini merupakan salah satu dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-65 Faperta Unpad. Melalui pelaksaan kegiatan ini para peserta diharapkan dapat  memahami berbagai manfaat dari smart farming serta menerapkan metodologi dasar yang digunakan dalam berbagai disiplin ilmu hingga dapat mengintegrasikannya.

“Semoga melalui pelaksanaan kegiatan ini para peserta mendapat ilmu pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat,” ujar Zumi.(arm)*

Share this: