Suasana Wisuda Gelombang IV Tahun Akademik 2023/2024 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Senin 6 Agustus 2024. *

[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran mengimbau para wisudawan untuk segera memahami Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Pengenalan ini penting agar lulusan Unpad dapat menyesuaikan diri terkait kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan.

Rektor Unpad, Prof. Rina Indiastuti, SE., MSIE., mengatakan hal tersebut saat melantik 1.805 wisudawan pada Upacara Wisuda Lulusan Gelombang IV Tahun Akademik 2023/2024 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Selasa (6/8/2024) dan Rabu (7/8/2024).

“Ajang wisuda bukanlah pertanda Saudara berhenti untuk belajar dan berprestasi, karena Saudara perlu menyesuaikan keterampilan dan pengetahuan yang diinginkan dunia kerja di masyarakat, di saat ini dan di saat mendatang,” kata Rektor.

Selain itu, Rektor juga mendorong para wisudawan untuk siap menerima dan menghadapi tantangan atas perubahan yang terjadi karena pandemi Covid-19. Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah kemajuan teknologi informasi.

“Kami yakin kelulusan Anda semua adalah bukti nyata dari upaya mencetak human capital  dan talenta-talenta terbaik yang siap belajar sepanjang hayat, yang mampu secara kritis dan inovatif menghadapi perubahan yang ada di masyarakat.

Dalam upaya mendukung pembelajaran sepanjang hayat, Unpad berkomitmen untuk terus melibatkan lulusan dengan membangun hubungan jangka panjang dengan menyediakan materi pembelajaran atau modul kursus.

“Anda bisa mengakses sumber belajar untuk reskilling atau upskilling, di platform Unpad Luhung atau Unpad EdEx guna meningkatkan upskilling dan reskilling sesuai dengan jalur karier yang dipilih dan dicita-citakan,” jelas Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi secara khusus kepada sejumlah wisudawan, yaitu:

  1. Wisudawan terbaik Program Doktor diraih oleh Heri Herliana, dari Program Studi Ilmu Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, yang menghasilkan dua artikel pada Jurnal terindeks Scopus Q1;
  2. Wisudawan terbaik Program Magister diraih oleh Marisa Dwi Ariani, dari Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, yang telah memublikasikan sebuah artikel ilmiah melalui Jurnal Q1;
  3. Wisudawan terbaik Program Subspesialis diraih oleh Vidiatma Agbari, dari Program Studi Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, dengan publikasi ilmiah pada Jurnal Q1 dan Sinta 2 masing-masing satu buah, serta satu Jurnal Q4
  4. Wisudawan terbaik Program Spesialis diraih oleh Kevin Dominique Tjandraprawira, dari Program Studi Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, yang telah memublikasikan dua karya ilmiahnya dalam Jurnal Q1, lima pada jurnal Q5, sepuluh pada jurnal Q3, dan dua pada jurnal Q4 ;
  5. Wisudawan terbaik Program Profesi diraih oleh Sulthon Aqil Muhana, dari Program Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran, yang telah memublikasikan artikel ilmiah pada satu Jurnal Q2 dan satu Jurnal Sinta 4;
  6. Wisudawan terbaik Program Sarjana diraih oleh Leonard Hartanto Jososudarmo, dari Program Studi Kedokteran; Fakultas Kedokteran, yang telah memublikasikan satu karya ilmiahnya dalam Jurnal Q4 dan satu pada Jurnal terakreditasi Sinta 1;
  7. Wisudawan terbaik Program Sarjana Terapan diraih oleh Irma Handayani, dari Program Studi Pemasaran Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang merupakan juara pada Lomba Penulis Tingkat Nasional dan pemenang kategori Best Writer pada DBL Creator Competititon.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada wisudawan paling senior secara usia, yaitu Farida, dari Program Doktor di bidang Ilmu Pertanian Fakultas Pertanian, yang lulus di usia 62 tahun 7 bulan 26 hari;

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada wisudawan termuda, yang berasal dari Program Sarjana, yaitu Carlin Juliani, Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran yang lulus di usia 19 tahun 11 bulan 23 hari.*

Share this: