Terpilih Sebagai Wisudawan Terbaik Sarjana Terapan, Irma Handayani Aktif di Kegiatan Akademik dan Non-Akademik

Irma Handayani, Wisudawan Terbaik Program Sarjana Terapan pada Upacara Wisuda Unpad Gelombang IV Tahun Akademik 2023/2024 (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Menjadi Penulis Terpilih dalam Lomba Penulis Tingkat Nasional,  dinobatkan menjadi Best Writer pada DBL Creator Competititon, serta meraih IPK 3.97, Irma Handayani terpilih menjadi wisudawan terbaik program Sarjana Terapan pada Upacara Wisuda Universitas Padjadjaran Gelombang IV Tahun Akademik 2023/2024 yang diselenggarakan di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Rabu 7 Agustus 2024.

Mencari tipe belajar yang cocok adalah salah satu tips dari Irma untuk para mahasiswa. Menurut Irma, mahasiswa akan semangat dalam belajar jika mengetahui tipe belajar yang sesuai dengan dirinya.

“Kalau tidak cocok, cari terus sampai dapat agar tidak timbul pikiran bahwa belajar itu membosankan dan menjadi beban selama kuliah,” ujar Irma.

Tidak hanya itu, Irma juga menyarankan agar para mahasiswa tidak menunda tugas, mencari banyak referensi dan literatur terkait materi perkuliahan, serta aktif bertanya kepada dosen atau teman terdekat. Hal tersebut membantu Irma dalam mengelola tugas serta lebih memahami apa yang diajarkan oleh dosen.

Menurut Irma, multitasking adalah hal yang harus dihindari oleh mahasiswa karena akan membuat pekerjaan menjadi tidak maksimal. Ia juga menganjurkan agar mahasiswa memiliki sikap pantang menyerah dan totalitas dalam mengerjakan sesuatu.

“Kalau belum bisa (mengerjakan) sesuatu harus dicoba, serta selalu usahakan yang terbaik,” kata Irma yang juga merupakan penerima beasiswa Karya Salemba Empat (KSE).

Selama kuliah, Irma mengikuti beberapa lomba, yaitu DBL Creator Competition 2019 (Penulis Terpilih) dan Lomba Menulis Tingkat Nasional Bertema “Bebas” – Shinings Media 2019 (Best Writer). Irma juga aktif dalam mengikuti organisasi kampus, magang mandiri, serta mengelola usaha kecil di rumah.

Untuk mengatur waktu antara bidang akademik dan non akademik, Irma mengaku bahwa ia menggunakan skala prioritas agar target dan tujuan yang ia inginkan dapat tercapai dengan efektif dan efisien.

“Manajemen waktu yang baik, mengurangi kegiatan yang kurang bermanfaat dan memaksimalkan waktu untuk selalu meng-upgrade diri,” kata Irma.

Dalam mencapai semua hal tersebut, Irma didorong oleh keinginan untuk mengembangkan diri serta membangun hubungan dengan banyak orang. Ia juga senang mencoba hal baru, termasuk mencari ilmu dan pengalaman yang belum pernah didapat sebelumnya.

Ketika berkuliah di Unpad, Irma mengaku senang karena dapat membuat rekam jejak yang positif serta dapat memberikan contoh yang baik untuk adik tingkatnya agar tetap semangat dalam menuntut ilmu walau banyak hambatan. Ke depannya, Irma berharap agar Unpad terus berkomitmen dalam pengabdian masyarakat yang bermanfaat bagi banyak pihak.

“Saya berharap kampus (Unpad) semakin aktif berperan dalam pengabdian masyarakat melalui program yang melibatkan mahasiswa, dosen, masyarakat sekitar untuk memberikan dampak positif yang nyata,” harap Irma. *

Share this: